Breaking News:

Terkini Daerah

Menantu Sadis Bunuh Mertua dan Kakak Ipar seusai Sujud Minta Maaf, Polisi: Tersangka Khilaf

Ari Rismawan alias AR (30) diringkus polisi seusai secara sadis menghabisi nyawa ibu dan kakak iparnya, Muhayanah (65) dan Sukaryati (44).

TribunJateng.com/Istimewa
Penangkapan Ari Rismawan (30) alias AR tersangka pembunuh ibu mertua dan kakak ipar di Pageruyung, Senin (17/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Ari Rismawan alias AR (30) diringkus polisi seusai secara sadis menghabisi nyawa ibu mertua dan kakak iparnya, Muhayanah (65) dan Sukaryati (44).

Dilansir TribunWow.com, pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku seusai korban Muhayanah memintanya bercerai dari sang istri, Ragil Susanti.

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyebut AR mengaku khilaf karena emosi mendengar perkataan Muhayanah.

Tersangka pembunuhan dua wanita di Pageruyung Kendal, Ari Rismawan (30) menjalani gelar perkara di Polres Kendal, Senin (17/5/2021)
Tersangka pembunuhan dua wanita di Pageruyung Kendal, Ari Rismawan (30) menjalani gelar perkara di Polres Kendal, Senin (17/5/2021) (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

Baca juga: Terungkap Pembunuh Sadis Ibu dan Anak yang Mayatnya Bertumpuk di Kamar Mandi, Begini Kronologinya

Sebelum kejadian, AR sempat bersujud minta maaf di hadapan Muhayanah karena menggadaikan sepeda motor keponakannya.

"Karena ini anak menantu korban, makanya (tersangka) masuk dari belakang rumah," kata Raphael, dikutip dari TribunJateng.com, Senin (17/5/2021).

"Dia diminta menceraikan istrinya saat meminta maaf kepada ibu mertua karena sudah menggadaikan sepeda motor ponakan tersangka. Akhirnya tersangka khilaf dan membunuh korban dengan pisau yang ada di dapur."

Raphael mengatakan, AR sempat melarikan diri ke Jakarta.

Sebelum ke Jakarta, AR juga sempat kabur ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Indramayu, Jawa Barat.

"Karena tersangka sempat mencoba kabur saat dilakukan penangkapan, kami sudah melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kakinya agar bisa ditangkap," ujar Raphael.

Baca juga: Setelah Sujud Minta Maaf, Pria di Kendal Ini Justru Bunuh Mertua dan Kakak Ipar secara Sadis

Baca juga: Motif Menantu Bunuh Ibu Mertua dan Kakak Ipar di Kendal, Ngaku Sakit Hati karena Ucapan Korban

Setelah membunuh ibu mertua dan kakak iparnya, AR sempat menyewa mobil rental.

Hal itu dilakukannya menggunakan ponsel milik Sukaryati.

Ia bahkan meminta bantuan adik Sukaryati, Paryadi, untuk menyewa mobil rental tersebut.

Mobil tersebut dikendarai AR ke sejumlah daerah, mulai dari Wonosobo, Temanggung dan kembali ke Semarang.

Merasa bingung hendak bersembunyi di mana, AR lantas meninggalkan mobil itu di depan minimarket di Jalan Sriwijaya Semarang.

Ia kemudian naik ojek online ke pangkalan bus menuju Jakarta.

"Kemudian polisi melakukan pengejaran ke arah Jakarta. Di dalam perjalanan ke Jakarta, kami dapat informasi kalau pelaku terlihat di Indramayu dan kami langsung lakukan penangkapan."

Kronologi

Sebelumnya, Ari mengajak anak Sukaryati, Timotius Jovank Valentino alias Jojo, ke Kaliwungu Kendal dengan alasan menagih utang.

Namun, Ari justru mengajak keponakannya itu ke rumah temannya dan minum alkohol di sana.

Keduanya lantas check-in kamar di sebuah hotel di Kecamatan Pageruyung.

"Lalu saya keluar lagi pinjam motor ponakan saya. Motor itu saya gadaikan di Sukorejo Rp 9 juta, uangnya saya gunakan untuk judi online sampai habis," katanya.

Setelah uangnya habis, Ari lantas mengajak Jojo kembali ke hotel dan mabuk-mabukan di sana hingga sang keponakan tertidur.

Baca juga: Menantu Bunuh Ibu Mertua dan Kakak Ipar, Awalnya Minta Maaf sampai Bersujud di Kaki Korban

Ari kemudian meminta seorang teman mengantarkannya pulang ke rumah mertua untuk minta maaf.

Ia berniat minta maaf karena sudah menggadaikan sepeda motor milik Jojo.

Ari masuk rumah lewat pintu belakang dan sempat bertemu dengan kedua korban.

Hingga akhirnya, Sukaryati keluar rumah untuk berbelanja bahan makanan di minimarket.

Saat itulah, Ari bersujud di hadapan Muhayanah dan meminta maaf karena sudah menggadaikan sepeda motor Jojo.

Namun, permintaan maaf Ari ditolak mentah-mentah oleh Muhayanah.

Sang ibu mertua justru memintanya menceraikan istrinya, Ragil Susanti.

Ucapan Muhayanah itulah yang membuah Ari sakit hati.

Ari langsung mengambil pisah dan menikah Muhayanah hingga tewas mengenaskan.

Tindakan kejam itu juga dilakukan Ari kepada Sukaryati yang menyaksikan pembunuhan.

Akibat perbuatannya, Ari dijerat Pasal 338 KUHP subsider 351 ayat (3) KUHP subsider 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun. (TribunWow.com)

Artikel ini telah diolah dari TribunJateng.com dengan judul SADIS! Menantu Durhaka Ini Tusuk Leher Mertua dan Pukul Kepala Kakak Ipar dengan Gas Elpiji, Kronologi Lengkap : Pelarian Pembunuh Sadis Dua Wanita di Kendal, Pesan Rental Mobil Pakai HP Korban, dan Fakta Pembunuhan 2 Wanita: Permintaan Mertua Bikin AR Kalap, Polisi Sempat Bergerak ke Jakarta

Baca artikel lain terkait

Tags:
Kasus PembunuhanPembunuhan sadisKendalJawa Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved