Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Detik-detik Pilot Israel Batalkan Serangan ke Gaza setelah Melihat Ada Anak-anak di Lokasi Target

Dari rekaman yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel (IDF), seorang pilot itu tengah mencari keberadaan milisi Hamas.

Editor: Lailatun Niqmah
YouTube/Tribunnews.com
Pilot Israel Batalkan Serangan Udara di Jalur Gaza 

Israel Hantam Permukiman dan Satu-satunya Lab Covid-19 di Gaza

Setelah membombardir dua gedung Kementerian Palestina, Minggu (16/5/2021), Israel kini melanjutkan serangannya dengan menargetkan permukiman warga.

Dalam aksi serangan brutalnya pada Senin (17/5/2021), pengebomam oleh jet Israel itu  menyebabkan kerusakan pada puluhan gedung di sekitar permukiman, termasuk satu-satunya laboratorium Covid-19 di Gaza.

Dikutip dari Middle East Eye, tak hanya lab utama itu, panti asuhan, sekolah khusus perempuan, dan kantor Kementerian Kesehatan Palestina juga mengalami kerusakan. 

Saksi mata mengungkapkan, Gedung Ghazi al-Shwwa yang memiliki enam lantai itu dihujani tiga rudal hingga lantai atas hancur.

"Jika Kementerian Kesehatan tidak aman, maka tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza."

"Ini adalah kejahatan perang dan dunia tidak bisa tinggal diam," kata Abu Hamed Abufoul, seorang saksi mata.

"Saya datang dengan anak saya untuk menarik sejumlah uang tunai dari ATM, tetapi tidak berfungsi karena (serangan), jadi kami berhenti sejenak untuk memikirkan ATM mana yang harus kami tuju, dan tiba-tiba sebuah rudal F16 menghantam tempat itu," lanjutnya.

Abu Hamed berlari menuju gedung Kemenkes, namun kondisinya mengenaskan dan ada dua staf di kantor itu yang terluka.

Baca juga: Serangan Udara Israel di Jalur Gaza Tewaskan Komandan Militan Palestina Hussam Abu Harbeed

Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021.
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. (MAHMUD HAMS / AFP)

Wakil Menteri Kesehatan di Gaza, Dr. Yousef Abu al-Rish mengatakan layanan telemedicine yang disediakan kemenkes selama pandemi Covid-19 dihentikan setelah sejumlah dokter terluka.

"Menargetkan gedung Kementerian Kesehatan, Klinik al-Remal, dan staf medis adalah kejahatan keji yang bertujuan mencegah Kementerian melanjutkan pekerjaan kemanusiaannya dalam menyelamatkan nyawa yang terluka dan memberikan perawatan kesehatan kepada warga," katanya.

"Komunitas internasional harus meminta pertanggungjawaban pendudukan atas kejahatan keji dan berkelanjutan terhadap personel medis dan institusi kesehatan," lanjut Abu al-Rish.

Akibat serangan ini, Klinik al Rimal, satu-satunya laboratorium Covid-19 di Gaza berhenti beroperasi, lapor Yusuf Abu Rish dari Kementerian Kesehatan Palestina pada Senin malam.

Baca juga: Serangan Udara Israel di Jalur Gaza Tewaskan Komandan Militan Palestina Hussam Abu Harbeed

Mengutip The Straits Times, kantor Bulan Sabit Merah Qatar di wilayah tersebut juga rusak akibat serangan. 

Petugas medis di kementerian kesehatan terluka dan beberapa diantaranya kritis.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
Konflik Palestina Vs IsraelPalestinaIsraelGazaJalur Gaza
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved