Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Viral Joget TikTok Diduga Hina Palestina terkait Konflik dengan Israel, Jadi Bulan-bulanan Netizen

Sebuah video dari aplikasi TikTok viral di media sosial lantaran disinyalir menghina Palestina.

Istimewa
Kolase video viral pemuda berbaju merah yang diduga menghina Palestina, Sabtu (15/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Sebuah video dari aplikasi TikTok viral di media sosial.

Pasalnya, dalam video tersebut tampak seorang pemuda berbaju merah yang menyinggung negara Palestina.

Pemuda tersebut disinyalir menghina negara yang tengah terlibat konflik dengan Israel tersebut.

Unggahan itu pun menerima berbagai tanggapan dari warga net.

Sebuah video TikTok viral lantaran diduga menghina negara Palestina, Sabtu (15/5/2021).
Sebuah video TikTok viral lantaran diduga menghina negara Palestina, Sabtu (15/5/2021). (Instagram @indonesian_militaredia)

Baca juga: Update Korban Palestina setelah Bombardir Israel di Jalur Gaza, 137 Orang Termasuk Bayi Bernama Omar

Baca juga: Betrokan di Masjid Al Aqsa Telan Korban 205 Warga Palestina, Berikut Pembelaan Aparat Polisi Israel

Video tersebut yang dibagikan akun Instagram @indonesia_militaredia, Sabtu (15/5/2021).

Pada postingan feed, unggahan tersebut telah melalui pemotongan dan sensor.

Sementara itu, melalui InstaStory, terlihat unggahan lengkap dari tayangan tersebut.

Dalam video lengkapnya sang pemuda muncul dan mendekati kamera.

Di kepala video, terdapat tulisan, 'Mental mana tahan dengan sound ini'.

"Palestina b***," ujar sang pemuda.

Ia kemudian asyik berjoget mengikuti hentakan irama lagu.

Pemuda tersebut tiba-tiba menghentikan jogetannya dan berkata lantang.

Ia mengajak untuk melakukan pembantaian yang diduga ditujukan untuk penduduk Palestina.

"Mari kita bantai," imbuhnya kemudian.

Pemuda tersebut kembali menggerak-gerakkan tangan dan tubuhnya untuk berjoget kemudian mengacungkan jari manisnya ke arah kamera.

Sontak saja, unggahan tersebut mendapat tanggapan negatif dari sejumlah pemilik akun Instagram.

Seperti misalnya Ifan Bonanza yang mengaku geregetan melihat tingkah sang pemuda.

"Penjarain aja siih, jangan cuma minta maap.. gereget gw mah," tulis @ifanbonanza.

"Kirim aja om pasukan paling juga akhirnya materai," tulis akun @rivorivaldo_46.

"Jangan langsung di tangkap tapi kasi pelajaran dulu," tulis akun @aritjahklampok.

"Akun IG dan FB,nya mana nihhh.. mumpung masih lebaran pengen silaturahmi dan ngadain halal bihalal dengan netijen yg budiman," tulis akun @robisyuhada7.

"Kirim ae wes ke palestina," tulis akun @al_imamy.

Baca juga: Buntut Komandan Hamas Tewas dan Bantu Palestina Lawan Israel, Lebanon serta Suriah Luncurkan 6 Rudal

Baca juga: Aktris Palestina Maisa Abd Elhadi Tertembak Polisi Israel, Pesannya Viral: Saya akan Sembuh

Kondisi Terkini

Israel semakin menggencarkan serangan terhadap penduduk di wilayah Palestina.

Tercatat, kematian dari pihak Palestina mencapai ratusan jiwa dengan sebagian korban terdiri dari anak-anak.

Meski begitu, perdana menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, justru berencana memberikan tekanan lebih berat.

Dilansir Aljazeera.com, Sabtu (15/5/2021), 10.000 penduduk Palestina telah terusir dari rumahnya di sekitar jalur Gaza.

Pasalnya, Israel terus membombardir wilayah pengungsian tersebut dengan serangan udara dan alat berat.

Hal ini menyebabkan kematian sekitar 137 penduduk Palestina, termasuk 36 anak-anak.

Adapun 920 lainnya terluka sejak pertempuran yang berlangsung dari hari Senin (10/5/2021).

Meski mendapat tekanan internasional, termasuk dari Sekjen PBB Antonio Guterres, Benjamin Netanyahu bergeming.

Ia akan terus melanjutkan serangan yang dinyatakannya perlu dilakukan untuk mengembalikan ketenangan dan kestabilan di Israel.

Adapun Hamas turut menembakkan roket ke Israel yang jatuh di kota Ashdod pagi ini.

Sekitar 9 orang Israel meninggal dalam insiden tersebut.

Tentara Israel mengklaim bahwa Hamas telah menembakkan ratusan roket ke sejumlah kota di Israel dan masih terus menambah artileri perangnya.

Oleh sebab itu, saat mengunjungi kamp tentara,Benjamin Netanyahu menegaskan instruksinya.

"Kami akan terus melanjutkan untuk menggempur Hamas sekaligus melindungi penduduk Israel," ujar Benjamin Netanyahu dikutip dari kanal YouTube Aljazeera English, Sabtu (15/5/2021).

"Hal ini akan membutuhkan waktu yang lebih panjang."

Menurut Benjamin Netanyahu, serangan yang terjadi belakangan ini baru permulaan.

"Intelejen kami mengatakan bahwa ada kemungkinan akan ada peningkatan kekerasan di waktu yang akan datang," kata Benjamin Netanyahu.

"Mungkin akan ada ledakan-ledakan di sini."

Oleh sebab itu, Israel akan melakukan tindakan tegas untuk menekan agar tidak lagi terjadi bentrokan seperti sebelumnya.

"Dalam kasus seperti ini, untuk menekan kericuhan, kita perlu menggunakan kekuatan, kekuatan yang lebih besar," beber Benjamin Netanyahu.

"Kita akan menggunakannya sekaligus memberi dukungan penuh untuk kepolisian Israel," pungkasnya. (TribunWow.com)

Berita lain terkait Konflik Palestina Vs Israel

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved