Breaking News:

Konflik Palestina Vs Israel

Penyebab Israel dan Palestina Memanas, Bermula dari Pengusiran Warga Palestina dari Sheikh Jarrah

Melansir Al Jazeera, berikut ini beberapa hal yang menyebabkan maraknya kekerasan baru-baru ini di Jalur Gaza.

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
AFP/Ahmad Gharabli
Bentrok terjadi antara pengunjuk rasa Palestina dan aparat keamanan Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Jumat (7/5/2021). 

Baru-baru ini, ada konfrontasi ketika orang-orang Palestina berkumpul untuk makan berbuka puasa di rumah mereka yang digusur. Keluarga tersebut telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung Israel.

Pada Kamis malam, sedikitnya 30 orang terluka dan 15 lainnya ditangkap.

Baca juga: Hamas Rilis Video Persiapan Roket untuk Targetkan 3 Wilayah Israel, Jalur Gaza Terus Memanas

Pasukan keamanan Israel menaiki tangga menuju masjid Kubah Batu di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021.
Pasukan keamanan Israel menaiki tangga menuju masjid Kubah Batu di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. (Ahmad GHARABLI / AFP)

Bentrokan dan Penggerebekan Kompleks Al-Aqsa

Pada Jumat (7/5/2021), puluhan ribu jamaah Muslim memenuhi kompleks Masjid Al-Aqsa - situs tersuci ketiga Islam untuk berdoa pada Jumat terakhir Ramadhan, dengan banyak yang tetap tinggal untuk memprotes pengusiran tersebut.

Polisi yang dikerahkan secara besar-besaran menembakkan peluru berlapis karet dan granat kejut ke arah pengunjuk rasa yang merespons dengan melempar batu.

Sekira 205 warga Palestina dan 17 perwira Israel terluka.

Setelah akhir pekan yang penuh kekerasan, pasukan keamanan Israel pada Senin melakukan serangan kilat di kompleks Al-Aqsa.

Mereka sekali lagi menembakkan peluru berlapis karet, gas air mata dan bom suara ke jemaah yang berkumpul, memicu kemarahan internasional dan melukai lebih dari 300 warga Palestina.

Sekira 20 perwira Israel juga terluka.

Hamas kemudian mengumumkan telah memberikan ultimatum bagi Israel untuk memindahkan pasukan keamanannya dari kompleks Al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah pada pukul 18.00 waktu setempat atau pukul 15:00 GMT.

Baca juga: Bangunan 13 Lantai di Gaza Runtuh akibat Serangan Roket, Israel Klaim Sudah Memberi Peringatan

Serangan Udara Israel, Roket Hamas

Pada Selasa pagi (11/5/2021), Hamas telah menembakkan sekitar 200 roket ke Israel, menurut militer Israel, termasuk beberapa yang ditargetkan ke Yerusalem, dengan banyak dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel.

Setidaknya dua orang Israel tewas.

Sementara itu, serangan udara Israel, yang menghantam gedung apartemen serta sasaran lainnya, menewaskan sedikitnya 26 warga Palestina, termasuk anak-anak, kata otoritas kesehatan di Gaza pada Selasa.

Meskipun seruan internasional untuk menurunkan ketegangan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa mengumumkan "kemungkinan serangan dan frekuensi serangan akan ditingkatkan" di Gaza.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Konflik Palestina Vs IsraelPalestinaIsraelSheikh JarrahYerusalem
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved