Breaking News:

Terkini Daerah

Sosok Pelaku Pembunuhan PSK di Semarang, Ternyata 2 Orang Pelanggan yang sempat Dilayani

Dua pembunuh PSK Online bernama Daffa Dhiyaulhaq Kurniawan (23) dan Ibnu Setiawan (19).

Editor: Claudia Noventa
TribunJateng.com/Iwan Arifianto
Mayat PSK online sekaligus pemandu lagu Alip Surani alias Ratna (31) di kamar kos nomor 3 Jalan Pusponjolo Selatan RT 6 RW 3, Bojongsalaman, Semarang Barat, dievakuasi petugas medis dan relawan, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Polisi menangkap dua pelaku pembunuhan PSK di Semarang, Jawa Tengah.

Diketahui, seorang PSK Online ditemukan tewas di Kamar Kos Amora Jalan Pusponjolo Selatan No. 124, Kelurahan Bojongsalaman, Kecamatan Semarang Barat.

PSK Online bernama Alip Surani alias Ratna (31) tewas dibunuh tamunya.

Dua pembunuh PSK Online bernama Daffa Dhiyaulhaq Kurniawan (23) dan Ibnu Setiawan (19).

Daffa Dhiyaulhaq Kurniawan (23), bersama temannya Ibnu Setiawan (19) pembunuh pemandu karaoke dihadirkan pada press rilis di Polrestabes Semarang
Daffa Dhiyaulhaq Kurniawan (23), bersama temannya Ibnu Setiawan (19) pembunuh pemandu karaoke dihadirkan pada press rilis di Polrestabes Semarang (TribunJateng.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan pada rekamam CCTV terlihat kedua pelaku datang bersama ke kos yang ditempati Ratna.

Namun yang masuk ke dalam kos itu adalah Daffa, dan Ibnu menunggu di luar.

Baca juga: Dalang Pembunuhan PSK di Semarang Ditangkap, Pelaku Bunuh Korban seusai Bercinta lalu Bakar Kamar 

Baca juga: Kenalan di Medsos, Pria di Semarang Bunuh PSK Pakai Kabel Charger seusai Bersetubuh

"Daffa masuk ke kamar kos korban. Kemudian tersangka keluar setelah melakukan kejahatan," ujarnya saat gelar perkara didampingi Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana, Rabu (12/5/2021).

Menurut Irwan, kasus pembunuhan tersebut sangat menarik perhatian karena setelah melakukan kejahatan pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan cara membakar seisi kamar dan korban.

Namun rupanya upaya penghilangan jejak yang dilakukan tersangka tidak maksimal.

"Api hanya melahap sisi bawah tempat tidur korban," tuturnya.

Menurutnya kronologi pertemuan korban dengan tersangka Daffa berawal dari perkenalanan di media sosial.

Kemudian hubungan itu berlanjut pertemuan ke kosan korban.

"Setelah janjian tersangka Daffa mengunjungi kos korban diantar Ibnu. Setelah bertemu Daffa bersama korban sempat melakukan hubungan suami istri," jelasnya.

Lanjutnya, setelah melakukan intim, Daffa langsung mencekik leher korban dengan kabel charger.

Setelah korban diyakini meninggal, tersangka berupaya menghilangkan jejak dengan cara menaruh putung rokok di tempat tidur agar kamar kos itu terbakar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Tags:
Pekerja Seks Komersial (PSK)PembunuhanSemarangJawa Tengah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved