Terkini Daerah
Pengakuan Pedofil Cabuli 35 Remaja Pria di Prabumulih, Sering Jual Diri dan Pasang Tarif Rp25 Ribu
Satreskrim Polres Prabumulih berhasil mengamankan pelaku pedofil bernama Rusdiono (44).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
"Jadi saya mulai stand by mulai pukul 22.00 sampai 24.00 dan dalam satu malam saya hanya kuat melayani dua orang," tutur Rusdiono.
Perbuatan mesum itu dilakukannya di lantai dua gedung Pasar Inpres dengan beralaskan kardus bekas.
"Kalau malam kan sepi di sana jadi dilakukan di sana, tiap beraksi saya pakai celana ketat legging dan berpenampilan seperti perempuan," ungkapnya.
Rusdiono diketahui merupakan duda yang setelah istrinya meninggal dunia.
Setiap kencan, ia mematok tarif Rp25 ribu hingga Rp50 ribu.
"Tiap sekali kencan saya dikasih uang Rp25 ribu atau Rp50 ribu, saya dominan jadi perempuannya," pungkasnya.
Motif karena Dendam Pernah Dicabuli saat Kecil
Kurang lebih selama 29 tahun, Rusdiono (44) mengaku sudah melakukan tindak asusila, merudapaksa atau menyodomi 35 remaja pria yang rata-rata berusia 16 hingga 17 tahun.
Rusdiono tumbuh besar dan melakukan aksinya di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan hingga akhirnya ditangkap pihak kepolisian di Lampung, Sabtu (8/5/2021).
Berdasarkan pengakuan pelaku, aksi bejatnya itu ia lakukan karena rasa dendam pernah menjadi korban yang kemudian membuat dirinya menjadi penasaran.
Baca juga: Sosok Dani, Pria yang Ngaku Mudik Jalan Kaki Gombong-Bandung Diungkap sang Ibu: Kerap Buat Masalah
Dikutip TribunWow.com dari Sripoku.com, Rusdiono diketahui menjadi korban seorang pedofil pada tahun 1984 silam, saat dirinya masih berusia 7 tahun.
"Aku umur 7 tahun jadi korban sodomi makanya saya dendam," ujar Rusdiono ketika dibincangi dihadapan polisi, Senin (10/5/2021).

"Pada tahun 1992 atau umur 15 tahun saya coba melakukan sodomi, pengen tahu apa rasanya," ungkapnya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, remaja pria yang ia cabuli sudah lebih dari 35 orang.
Aksinya itu ia lakukan hingga terakhir pada tahun 2020 lalu.