Breaking News:

Terkini Daerah

Maki-maki Temannya seusai Kalah Main Judi, Pria Ditemukan Tewas di Semak-semak, Begini Kronologinya

Terungkap motif pembunuhan terhadap Sait Lupriadi (45) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Gemah, Tulungagung.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
TribunWow.com/Octavia Monica P
Ilustrasi - Terungkap motif pembunuhan terhadap Sait Lupriadi (45) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Gemah, Tulungagung. 

TRIBUNWOW.COM - Terungkap motif pembunuhan terhadap Sait Lupriadi (45) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Gemah, Tulungagung, Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, Sait tewas di tangan teman dekatnya, Sugeng Widodo (32).

Dilansir TribunWow.com, ternyata sebelum dibunuh, Sait sempat berjudi bersama Sugeng.

Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi - Terungkap motif pembunuhan terhadap Sait Lupriadi (45) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Gemah, Tulungagung. (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

Baca juga: Detik-detik Rizal Bunuh Istri seusai Diomeli saat Pulang Kerja, Pelaku Tersinggung karena Ucapan Ini

Baca juga: Detik-detik Istri Tewas Dibunuh Suami Pakai Tombak Sawit, Pelaku Ngaku Emosi Disebut Binatang

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan keduanya berjudi di kawasan pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

"Tersangka beberapa kali bermain judi klethek (kelereng) di Pantai Prigi. Kemudian dia mengajak korban," ucap Handono, dikutip dari SURYAMALANG.com, Rabu (5/5/2021).

Handono menceritakan, mulanya korban dan pelaku berangkar dari Sumbermanjing Kulon menggunakan sepeda motor milik Sait, Jumat (23/4/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Keduanya lantas pergi ke Pantai Prigi.

Saat bermain judi, Sait kalah dan Sugeng menang.

Kesal karena kalah, Sait lantas melontarkan kata-kata kasar pada Sugeng.

"Korban kalah Rp 1 juta. Dia ngomel, dan mengata-ngatai tersangka dengan hal yang buruk," ucap Handono.

Sepanjang perjalanan pulang Sait masih terus melontarkan kata-kata kasar pada Sugeng.

Baca juga: Dibacok Berkali-kali, Pria Ini Tewas di Tangan Kakak Ipar, Diduga Dibunuh karena Permasalahan Harta

Baca juga: Pulang Kerja Diomeli, Suami Nekat Bunuh Istri Pakai Tombak Sawit, Begini Kronologinya

Sugeng yang mengendarai sepeda motor hanya terdiam sembari memikirkan rencana jahat.

Ia yang sakit hati berencana membunuh Sait.

Sugeng lantas mengarahkan motor menuju Pantai Gemah, Desa Keboireng, Kecamatan Besuki.

Di sana, Sugeng sempat menghentikan sepeda motor dengan dalih buang air kecil.

"Saat korban buang air kecil itu, tersangka memukul leher kiri korban sebanyak tiga kali sampai jatuh," ujar Handono.

Sait berusaha melawan, namun Sugeng yang lebih siaga justru menyerangnya dengan batu.

Sugeng menghantamkan batu seberat 20 kilogram ke tubuh Sait sebanyak tiga kali hingga meninggal dunia.

Mengetahui Sait sudah tewas, Sugeng lantas menyeret jasad korban dan membuangnya ke samak-semak.

"Sesuai hasil autopsi, ada sejumlah luka di kepala korban, dan rusuknya ada yang patah. Luka-luka itu yang menyebabkan korban meninggal," sambungnya.

Baca juga: Bunuh Teman, Pria Ini Sempat Pura-pura Ikut Jemput Jasad Korban di RS, Polisi: Dia Sangat Tenang

Pengakuan Pelaku

Sugeng mengaku tak berniat menghabisi nyawa Sait.

Karena saat kejadian kondisi gelap, Sugeng menyebut hanya spontan mengambil batu yang tak sengaja diinjaknya.

"Kondisinya gelap, saya merasakan ada batu di kaki lalu saya ambil untuk memukul korban," kata Sugeng.

Sugeng pun tak menyangka jika batu yang digunakannya menghabisi korban seberat 20 kilogram.

Seingat Sugeng, ia menghantamkan batu itu di bagian kepala belakang dan dada korban.

Setelah membunuh Sait, Sugeng merampas uang Rp 1,1 juta, ponsel serta sepeda motor milik korban.

Sugeng bahkan mengecat ulang sepeda motor korban agar tak ketahuan.

Kondisi Korban

Sebelumnya, polisi kesulitan mengidentifikasi korban karena jasadnya sudah hampir membusuk.

Berdasarkan hasil visum, ada bekas luka di tubuh korban.

Berdasarkan informasi, korban mengalami luka di bagian wajah.

Saat ditemukan warga, tak ada tanda pengenal pada jasad tersebut.

Bahkan, polisi sempat memeriksa pelaku Sugeng.

Ia menyebut pernah dua kali diajak korban mengunjungi Pantai Prigi di Kabupaten Trenggalek. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari SURYAMALANG.com dengan judul Kronologi Pembunuhan di JLS Pantai Gemah Tulungagung, Bermula Judi Klethek di Pantai Prigi, dan TribunJatim.com dengan judul Pembunuh Pria yang Ditemukan di JLS Pantai Gemah Sempat Ikut Menjemput Jenazah Korban di Tulungagung

Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved