Breaking News:

Puasa Ramadan 2021

Keutamaan Zakat Fitrah yang Dibayarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 2021/1442, Ini Penjelasan Ustaz

Zakat merupakan hal yang harus dilakukan oleh umat Islam, sebab zakat termasuk dalam lima rukun Islam.

Penulis: Ulfa Larasati
Editor: Atri Wahyu Mukti
Kolase TribunJakarta.com
Zakat Fitrah 

TRIBUNWOW.COM - Zakat merupakan hal yang harus dilakukan oleh umat Islam, sebab zakat termasuk dalam lima rukun Islam.

Menurut Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2014, zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslin atau badan usaha yang dimiliki oleh orang Islam untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam.

Terdapat beberapa jenis zakat, satu diantaranya yakni Zakat fitrah.

Zakat fitrah adalah zakat jiwa yang diwajibkan atas setiap diri muslim yang hidup pada bulan Ramadan.

Baca juga: Penjelasan terkait Perbedaan Zakat Fitrah dengan Zakat Mal, Apakah Keduanya Wajib Dibayarkan?

Baca juga: Bacaan Doa Niat Membayar Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan, Lengkap dengan Artinya

 

Warga membayar zakat fitrah di Counter Zakat Baitul Maal Peduli Umat Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (13/6/2018). Menjelang Hari Raya Idulfitri 1439 H, umat Islam diwajibkan membayar zakat fitrah sebagai sarana pembersih jiwa dan harta bendanya, sekaligus sebagai penyempurna ibadah selama Ramadan.
Warga membayar zakat fitrah (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Sementara itu dikutip dari video pada kanal Youtube Tribunnews.com, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi menyebut zakat fitrah juga sebagai zakat jiwa.

"Fitrah itu adalah kejadian manusia. Maka zakat fitrah itu zakat jiwa namanya,"

"Maka setiap orang yang hidup meskipun usianya baru lahir itu wajib untuk dizakati,"

Wahid Ahmadi juga mencontohkan jika seorang yang lahir sebelum salat Idul Fitri, maka ia wajib membayar zakat.

Namun apabila lahir setelah salat Idul Fitri dilaksanakan, orang tersebut tidak perlu dizakati.

Kemudian Wahid Ahmadi juga menjelaskan tentang hukum membayar zakat fitrah, yakni wajib.

"Yang kedua hukumnya apa? Hukumnya wajib. Wajib diberikan, itu masuk ke dalam rukun islam yang ke lima memberikan zakat. Zakat mal dan zakat fitrah. Kedua-duanya sama wajib hukumnya." tandas Wahid Ahmadi.

Zakat fitrah biasanya ditunaikan umat muslim sebelum memasuki Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: Siapa yang Wajib dan Tidak Bayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan? Ini Penjelasan dari Ustaz

Sementara itu zakat fitrah memiliki beberapa keutamaan seperti yang dikutip dari website resmi Badan Amil Zakat Nasional baznas.go.id sebagai berikut:

1. Zakat fitrah merupakan cara mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadan.

2. Zakat Fitrah juga sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu.

3. Membayar zakat fitrah berarti kita juga turut berbagi kebahagiaan di hari Idul Fitri.

 

Bentuk Zakat Fitrah

Berdasarkan penjelasan dari Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi bentuk zakat fitrah yang dianjurkan yakni makanan pokok.

Maka dari itu, bentuk umum zakat fitrah di Indonesia merupakan beras.

"Apa saja bentuk zakat fitrah yang dianjurkan? Itu bahan makanan pokok ya, kalau dulu gandum, roti, kalau di Indonesia umumnya beras." jelas Wahid Ahmadi pada kanal Youtube Tribunnews.com dalam video berjudul TANYA USTAZ: Apa Saja Bentuk Zakat Fitrah yang Dianjurkan?.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved