Sate Beracun
Sosok Nani, Pengirim Sate Beracun di Mata Keluarga: Dikenal Pendiam, Kerja Merantau di Usia 14 Tahun
nilah sosok NA atau Nani Apriliani (24), wanita yang mengirimkan paket sate beracun hingga tewaskan seorang anak driver ojek online di Bantul.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok NA atau Nani Apriliani (24), wanita yang mengirimkan paket sate beracun hingga tewaskan seorang anak driver ojek online (ojol) berinisial NFP (8) di Bantul.
Diketahui, NFP tewas seusai memakan paket sate beracun yang diperoleh oleh ayahnya Bandiman (36).
Paket tersebut diketahui didapat oleh Bandiman dari seorang wanita misterius bernama Nani.

Baca juga: Dikenal Pendiam, Wanita Pengirim Sate Beracun Kerja Merantau di Usia 14 Tahun
NA mengaku paket itu awalnya ia tujukan kepada seorang penyidik kepolisian bernama Tomy karena persoalan asmara.
Dikutip dari TribunJabar.id, paket tersebut berakhir di tangan Bandiman karena Tomy merasa tidak kenal dengan identitas pengirim dan mempersilakan Bandiman memakan sate tersebut.
Tak disangka, sate itu justru menyebabkan NFP tewas keracunan.
NA sendiri diketahui merupakan warga asli Majalengka, Jawa Barat namun menetap di Bantul untuk bekerja.
Ayah pelaku, Maman (45) lantas mengungkap sosok putrinya.
Maman mengatakan NA dikenal sebagai orang yang baik di lingkungan rumahnya.
Ia bercerita, NA memang dikenal pendiam dan jarang bercerita mengenai masalah apapun.
"Suka pulang ke rumah. Kelakuan di rumah pendiam, jarang cerita apapun, terutama asmara juga tidak," ujar Maman, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Lega Pengirim Sate Beracun Ditangkap, Bandiman Belum Sanggup Balik Kerja Jadi Driver Ojol
Maman mengatakan, anaknya sudah sejak kecil menjadi perantauan.
Sejak berusia 14 tahun, NA sudah merantau ke Bantul untuk bekerja.
Kala itu ia diajak oleh rekannya untuk berdagang di Bantul.
"Kalau tidak salah 2014 ia berangkat kerja ke Bantul. Setelah lulus SMP, pulang setiap Lebaran. Tapi sebelum puasa (kemarin) dia sempat pulang juga," ucapnya.