Breaking News:

Terkin Daerah

Pembantaian Sadis di Pacitan, Belasan Anjing Dibakar dan Dibiarkan Tergeletak di Sekitar Pantai

Pembantaian belasan anjing terjadi di sekitar Pantai Teleng Ria, Pacitan Jawa Timur.

Instagram @watukarungpacitan
Kolase potret seekor anjing yang turut menjadi korban pembantaian di sekitar Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur. 

TRIBUNWOW.COM - Pembantaian belasan anjing terjadi di sekitar Pantai Teleng Ria, Pacitan Jawa Timur.

Anjing-anjing tersebut disiksa dan dianiaya dengan sadis oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Tak hanya disiksa, sejumlah anjing tersebut dibakar dan mayatnya digeletakkan begitu saja di sekitar lokasi.

Unggahan akun @watukarungpacitan yang mengisahkan tentang pembantaian anjing-anjing di sekitar Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur.
Unggahan akun @watukarungpacitan yang mengisahkan tentang pembantaian anjing-anjing di sekitar Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur. (Instagram @watukarungpacitan)

Baca juga: Anjing Menggonggong di Dekat Gundukan Tanah, saat Dicek Ternyata Ada Mayat Siswi Korban Pembunuhan

Baca juga: Sosok Pelaku Teror Kepala Anjing di Rumah Pejabat Kejati Riau Ditangkap, Ternyata Petugas Keamanan

Hal ini pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @watukarungpacitan, Jumat (30/4/2021).

Dalam akun tersebut, sang pemilik yang bernama Daru (31) menuturkan kesedihannya.

Ia mengunggah foto mayat anjing bernama Kula yang telah diberikannya pada rekannya, Dedi.

Mayat anjing tersebut tampak menghitam hingga tak bisa dikenali lagi bentuknya.

Dalam kolom keterangan, Daru meminta dukungan agar para pelaku bisa diadili secara hukum.

Ia geram lantaran sebelas anjing tersebut menjadi korban kekejaman tanpa alasan yang jelas.

Tak hanya anjing dewasa, bahkan anak-anak anjing yang masih menyusu juga menjadi korban kebiadaban oknum tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved