Reshuffle Kabinet
Ramai Isu Reshuffle, Fadjroel Pastikan Jokowi Belum Ambil Sikap: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu
Fadjroel Rachman menyampaikan perkembangan soal isu reshuffle kabinet yang santer dibicarakan di publik.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Beberapa minggu yang lalu, isu reshuffle kabinet ramai dibicarakan oleh publik menyusul adanya pembentukan pos Kementerian Investasi serta peleburan Kemendikbud dan Kemenristek.
Mulai dari partai politik, relawan hingga pengamat sudah ramai memprediksi siapa saja menteri-menteri yang akan diganti oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Presiden RI, Fadjroel Rachman memastikan bahwa sampai Selasa (27/4/2021), Jokowi belum pernah menyatakan apapun soal isu reshuffle kabinet.

Baca juga: Masa Jabatan Tinggal 3 Tahun, Jokowi Nekat Reshuffle? Burhanuddin Muhtadi: Risikonya Tinggi
Hal tersebut disampaikan oleh Fadjroel dalam kanal YouTube miliknya @Dr. M. Fadjroel Rachman #BungFADJROEL, Selasa (27/4/2021).
"Selamat pagi, sampai saat ini presiden joko widodo belum pernah menyatakan akan melakukan reshuffle kabinet kepada publik," ujarnya.
Fadjroel menyampaikan apabila reshuffle kabinet memang dilakukan, maka Presiden Jokowi akan langsung mengumumkan hal tersebut di beranda Istana Merdeka seperti pada 22 Desember 2020 lalu.
Ia menyampaikan, sampai saat ini hal yang pasti adalah berdirinya 2 pos kementerian baru, yakni Kementerian Investasi dan peleburan Kemendikbud dan Kemenristek, yang mana keduanya didirikan atas pertimbangan tertentu, satu di antaranya adalah efisiensi serta efektivitas.
"Hal ini sesuai dengan sejumlah pertimbangan yang tercantum pada pasal 18 ayat 2 tentang pengubahan kementerian dalam Undang-Undang Nomor 39 tahun 2008 tentang kementerian negara," papar dia.
"Tentu pertimbangan pemerintah sesuai perkembangan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta pertimbangan khusus di pasal 18 ayat 2 untuk efisiensi dan efektivitas serta perubahan atau perkembangan tugas, dan fungsi meningkatkan kinerja, dan beban kerja pemerintah serta kebutuhan penangnanan urusan tertentu dalam pemerintahan secara mandiri," ujar Fadjroel.
"Adapun pembentukan kementerian baru yaitu kementerian investasi sesuai dengan pasal 13 ayat 1 dan ayat 2, sebagai pertimbangannya seperti untuk efisiensi dan efektivitas dan cakupan tugas serta perkembangan lingkungan luar," sambungnya.
Terakhir, Fadjroel menegaskan bahwa tidak ada siapapun yang mengetahui soal kebenaran isu reshuffle kabinet selain Presiden Jokowi dan Tuhan yang Maha Esa.
"Dalam bahasa rakyat hanya Presiden Joko Widodo dan Tuhan Maha Esa yang tahu kapan, siapa, yang akan menduduki jabatan menteri setidaknya pada 2 kementerian baru tersebut," terang Fadjroel.
"Atau dalam bahasa legal konstitusional reshuffle adalah hak prerogatif presiden," tandasnya.
Simak videonya:
Daftar Nama Menteri Rawan Reshuffle