Terkini Daerah
Satu Bulan Menjabat, Ibu Kepala Dusun Bulukumba Tewas Bersimbah Darah, Kesaksian Anak Jadi Kunci
Kepala Dusun (Kadus) Katangka, Desa Karama Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Aliani, menjadi korban pembunuhan.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Lailatun Niqmah
"Dia bilang, 'Yang bunuh ibuku itu yang datang tadi malam di rumahnya kakekku. Sementara yang datang tersebut itu yang kebetulan bilang (ancaman) itu'," kata Jusman.
Berdasarkan kesaksian itu, diduga pembunuhan Aliani sudah terencana.
Diketahui Jusman merupakan orang yang melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
Baca juga: Sempat Bersandiwara Cari Korban di Depan Keluarga, Ini Motif Oknum TNI Bunuh Ibu Guru
Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Bayu Wicaksono menyebut pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Namun pihaknya belum dapat memberikan banyak keterangan.
Pasalnya masih dilakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
"Kami sudah olah TKP dan ambil keterangan saksi-saksi," kata Bayu Wicaksono.
"Sementara sedang kami lakukan pencarian atau pengejaran terhadap terduga pelaku," jelasnya.
Sebulan Menjabat Kepala Dusun
Diketahui Aliani baru sebulan menjabat sebagai kepala dusun sejak terpilih melalui penjaringan Pemerintah Desa Karama pada Maret 2021.
Saat itu Pemdes Karama membuka penjaringan untuk mengisi lima lowongan posisi aparatur desa, yaitu tiga kepala dusun dan dua kepala seksi.
Tiga kepala dusun yang terpilih semuanya perempuan.
Kepala Dusun Katangka dijabat oleh Aliani dengan nilai 74,5, Kepala Dusun Kampung Baru dijabat oleh Marhumaeni dengan nilai 86, dan Dusun Lempongnge dijabat oleh Annisa Gusti Erliana dengan nilai 74. (TribunWow.com/Brigitta)
Artikel ini diolah dari Tribun-Timur.com dengan judul Fakta-fakta Pembunuhan Kadus Perempuan di Desa Karama Bulukumba, Polisi Kejar Terduga Pelaku Pembunuhan Kadus Katangka Bulukumba, Tragis Nasib Ibu Dusun di Bulukumba, Baru Satu Bulan Menjabat Ditemukan Tewas Bersimbah Darah.
Baca berita lainnya terkait kasus pembunuhan