Terkini Daerah
Penganiaya Perawat RS Siloam Tak Pernah Ngaku-ngaku Polisi, Justru Bentak Aparat saat Kejadian
JT (28) kini menyesal dan meminta maaf telah melakukan penganiayaan terhadap seorang perawat dipicu emosi sesaat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - JT (28) telah ditangkap seusai melakukan penganiayaan terhadap seorang CRS (27), seorang perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang Sumatera Selatan, Kamis (15/4/2021).
Sebelumnya videonya menganiaya korban sempat viral, dan muncul kabar di antara warganet bahwa pelaku mengaku-ngaku sebagai anggota Polri.
Kabar tersebut kini telah dibantah oleh Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira.

Baca juga: Tiba-tiba Langsung Hajar Perawat di RS Siloam, Pelaku Awalnya Tidak Ada di TKP: Nekat Mendatangi
Baca juga: Gelisah Hendak Digiring ke Depan Wartawan, Penganiaya Perawat RS Siloam: Mau ke Mana Ini Pak
Pada acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Sabtu (17/4/2021), Kombes Irvan menegaskan bahwa pelaku tidak pernah mengaku sebagai personil polisi.
"Pelaku tidak mengaku sebagai polisi," ujar dia.
Ia menceritakan bahwa pada kejadian yang sebenarnya terjadi saat itu, di tempat kejadian perkara (TKP) kebetulan ada anggota polisi yang tengah menjaga istrinya lahiran.
Lantaran lokasinya berdekatan dengan kamar pelaku, anggota Polda Sumatera Selatan (Sumsel) yang ada di TKP pada saat itu berusaha melerai pelaku.
"Anggota tersebut mencoba masuk ke kamar untuk melerai," ujar dia.
"Petugas itulah yang mengatakan 'saya polisi'," kata Kombes Irvan menceritakan perkataan anggota polisi yang sempat terekam di video yang viral.
Alih-alih mengaku sebagai polisi, pelaku saat itu justru membentak aparat yang mau melerai.
"Lalu pelaku dengan emosi mengatakan 'mana buktinya kalau kamu polisi'," ujar Kombes Irvan menirukan perkataan korban pada saat itu.
"Jadi dari video yang beredar sudah jelas bahwa pelaku tidak mengaku-ngaku polisi dan juga bukan anggota polisi," sambungnya.
Kombes Irvan tak menampik bahwa kabar pelaku mengaku-ngaku sebagai polisi memang sempat viral di media sosial.
"Dia adalah seorang wiraswasta yang berjualan onderdil kendaraan dan dicoba dilerai oleh anggota kami," kata dia.
Kini pihak kepolisian masih terus memeriksa sejumlah saksi dan mendalami keterangan dari JT.