Breaking News:

Terkini Nasional

Siap-siap CASN dan Sekolah Kedinasan Dibuka Mei-Juni 2021, Terbanyak Guru PPPK sampai 1 Juta Lebih

Pemerintah melalui Kemenpan-RB mengumumkan pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS 2021.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
Capture YouTube Kementerian PANRB
Kemenpan-RB mengumumkan kebutuhan CASN atau CPNS 2021, Jumat (9/4/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengumumkan pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) 2021.

Sebelumnya CASN ini disebut calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Menpan-RB Tjahjo Kumolo dalam konferensi pers di kanal YouTube Kementerian PANRB, Jumat, (9/4/2021).

Kemenpan-RB mengumumkan 8 instansi membuka sekolah kedinasan mulai 9-30 April 2021.
Kemenpan-RB mengumumkan 8 instansi membuka sekolah kedinasan mulai 9-30 April 2021. (Instagram @kemenpanrb)

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Baru Sembuh Tidak Disarankan Suntik Vaksin, Ini Penjelasannya

Tjahjo Kumolo menyampaikan status kebutuhan ASN 2021 mencapai 546 instansi, dengan rincian 56 kementerian/lembaga, 34 pemerintah provinsi, dan 456 pemerintah kabupaten/kota.

Sementara itu 48 instansi sudah mengusulkan tetapi belum melengkapi dokumen, yakni dari kalangan pemerintah kabupaten/kota.

Selanjutnya ada 27 instansi yang tidak mengusulkan kebutuhan ASN, terdiri dari 23 kementerian/lembaga dan 4 pemerintah kabupaten/kota.

Total kebutuhan ASN saat ini adalah pemerintah pusat sebanyak 83.669 dan pemerintah daerah 1.191.718.

Termasuk di antaranya guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616, PPPK non guru 70.008, dan CASN sebanyak 119.094.

Selain guru, tenaga kesehatan dan teknis menjadi permintaan terbesar.

Tjahjo menjelaskan hal ini sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Secara prinsip seusai dengan arahan Bapak Presiden, lebih banyak kita putuskan menerima pegawai yang bisa langsung terjun ke lapangan dan mengurangi menerima pegawai administrasi yang hanya duduk di balik meja," kata Tjahjo Kumolo.

Baca juga: Siap-siap Mulai 6-17 Mei, Ini 8 Poin Larangan Mudik Lebaran yang Dikeluarkan Pemerintah

Pemerintah pusat membuka pendaftaran untuk posisi Dosen, Penjaga Tahanan, Penyuluh KB, Analis Perkara Peradilan, Pemeriksa, Perawat, Analis Hukum Pertanahan, Jaksa, Dokter, Statisi, Pranata Komputer, Pranata Barang Bukti, Pengawas Farmasi dan Makanan, Penyuluh Perikanan, dan Perencana.

Selanjutnya posisi Guru BK, Guru TIK, Guru Matematika, Guru Seni dan Budaya, Guru Bahasa Indonesia, Perawat, Dokter, Asisten Apoteker, Perekam Medis Apoteker, Pranata Komputer, Polisi Kehutanan, Pengawas Benih Tanaman, Pengelola Keuangan, serta Pengelola Barang dan Jasa dibuka untuk pemerintah provinsi.

Pemerintah kabupaten/kota membuka posisi Guru Kelas, Guru Penjasorkes, Guru BK, Guru TIK, Guru Seni Budaya, Perawat, Bidan, Dokter, Apoteker, Pranata Laboratorium Kesehatan, Penyuluh Pertanian, Auditor, Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa, Pengelola Keuangan, dan Verifikator Keuangan.

Selain itu, Kemenpan-RB juga membuka sekolah kedinasan.

Halaman
12
Tags:
Sekolah KedinasanPegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)PNSAparatur Sipil Negara (ASN)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved