Terkini Daerah
Kakek Ini Tega Merudapaksa Cucu hingga Tewas seusai Alami Infeksi Parah
Seorang kakek asal Pademangan, Jakarta Utara, TS (54) tega merudapaksa cucu tirinya, KO (7), hingga tewas, Selasa (30/3/3021).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Mohamad Yoenus
Setiap kali dirudapaksa TS, KO selalu merintih kesakitan.
Namun, TS tak peduli.
Ia justru semakin terbiasa merudapaksa KO hingga delapan kali.
Kepada polisi, TS mengaku seperti mendapat bisikan setan.
"Ada hawa setan, Pak," ucapnya pada polisi.
Kondisi Korban
KO meninggal dunia pada Selasa (30/3/2021) dengan kondisi luka infeksi parah di kemaluannya.
Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tetap tal tertolong.
Suatu hari, KO bahkan sempat sesak nafas dan mengeluhkan sakit pada kemaluan.
Mulanya, KO diduga terinfeksi Virus Corona hingga meninggal dunia.
Namun setelah dicek, ternyata ia negatif dari Virus Corona.
Menurut paman korban, WL (39), keluarga baru tahu KO mengalami luka parah di alat vitalnya.
Hal itu pun diketahui setelah dokter memeriksa secara mendalam kondisi jenazah korban.
"Setelah itu didalami oleh dokter, ternyata ada kelainan atau kejanggalan di sana, yakni kemaluan korban," jelas WL, Sabtu (3/4/2021).
"Dari hasil visum itu memang kondisi kemaluan korban luka parah." (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari TribunJakarta.com dengan judul Rintihan Bocah 7 Tahun Menggema di Kamar Mandi, Kakek Tak Peduli Tetap Cabuli Korban hingga Wafat, dan Kakek di Pademangan Cabuli Cucu hingga Tewas, Perbuatan Bejatnya ke Ibu Korban Turut Terbongkar