Kebakaran Kilang Minyak Balongan
Daftar Identitas Korban Kebakaran Kilang Minyak Balongan: 15 Luka Ringan, 5 Luka Berat
Berikut daftar nama korban kebakaran kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat yang terbakar Senin dini hari tadi.
Editor: Rekarinta Vintoko
Terkait dengan kebakaran di kilang minyak Balongan, Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati angkat bicara.
Dari penuturan Nicke, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebarakan kilang minyak Balongan.
"Untuk penyebab kebakaran tersebut belum kita ketahui dengan pasti."
"Jadi sampai saat ini kami masih melakukan investigasi dibantu oleh pihak-pihak berwenang sehingga fokus kami saat ini adalah menyelesaikan kondisi darurat di lapangan," kata Nicke saat jumpa pers, Senin pagi, dikutip dari KompasTV.
Sementara itu, sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Subholding Refining & Petrochemical Pertamina, Ifky Sukarya mengatakan, penyebab terjadinya kebakaran Refinery Unit (RU) VI Balongan di Indramayu diduga akibat sambaran petir.
"RU VI Balongan terbakar pada pukul 00.45 WIB dan pada saat itu sedang hujan besar dan diduga ada petir," kata Ifky dalam wawancara pagi ini, Senin.
Baca juga: Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan, Warga Ngaku Panas Terasa sampai Radius 1,5 Kilometer
Tentang Kilang Minyak Balongan
Dikutip dari pertamina.com, RU VI Balongan merupakan merupakan kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero).
Dengan kegiatan bisnis utamanya adalah mengolah minyak mentah (Crude Oil) menjadi produk-produk BBM (Bahan Bakar Minyak), Non BBM dan Petrokimia.
RU VI Balongan mulai beroperasi sejak tahun 1994.
Kilang ini berlokasi di Indramayu (Jawa Barat) sekitar ±200 km arah timur Jakarta, dengan wilayah operasi di Balongan, Mundu dan Salam Darma.
Bahan baku yang diolah di Kilang RU VI Balongan adalah minyak mentah Duri dan Minas yang berasal dari Propinsi Riau.
Keberadaan RU VI Balongan sangat strategis bagi bisnis Pertamina maupun bagi kepentingan nasional.
Sebagai Kilang yang relatif baru dan telah menerapkan teknologi terkini, Pertamina RU VI mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
Pertamina RU VI mempunyai kontribusi yang besar dalam menghasilkan pendapatan baik bagi PT Pertamina maupun bagi negara.