Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Jamin Ibas Tak Terlibat Kasus Korupsi Hambalang, Demokrat Sindir Kubu KLB Cari Pengalihan Isu

Partai Demokrat menyebut, kubu KLB saat ini sedang bingung tidak bisa membuktikan keabsahan proses KLB di Deliserdang.

Instagram/@ibasyudhoyono
Unggahan Instagram/@ibasyudhoyono 30 September 2020. Terbaru, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas disebut-sebut oleh Partai Demokrat KLB terlibat dalam kasus korupsi proyek Wisma Atlet Hambalang 

TRIBUNWOW.COM - Baru-baru ini Partai Demokrat kubu Kongres Luar Biasa (KLB), menyinggung nama Edhie Baskoro atau Ibas yang disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi proyek Hambalang.

Nama Ibas disebut oleh Demokrat kubu KLB ketika mereka menggelar konferensi pers, di Hambalang, Bogor, pada Kamis (25/3/2021).

Menanggapi hal tersebut, Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menganggap, kubu KLB hanya sedang mencari pengalihan isu semata.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat versi KLB Sumut, Max Sopacua memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). Dalam keterangannya, Hambalang akan menjadi titik awal Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Moeldoko. Selain itu, mereka berharap Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly segera mengesahkan kepengurusan KLB Sumut.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat versi KLB Sumut, Max Sopacua memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). Dalam keterangannya, Hambalang akan menjadi titik awal Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Moeldoko. Selain itu, mereka berharap Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly segera mengesahkan kepengurusan KLB Sumut. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Baca juga: Detik-detik Kubu AHY Tertawa saat Kubu Moeldoko Sebut Nazaruddin Siap Bersihkan Demokrat

Hal itu disampaikan oleh Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarif Hasan dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Jumat (26/3/2021).

Syarif menilai, kubu Demokrat yang diketuai oleh Kepala Kantor Staf Presiden (Moeldoko) itu tengah bingung membuktikan keabsahan KLB di Deliserdang.

"Lagi-lagi dalam rangka untuk mengalihkan persoalan karena mereka melakukan kongres yang abal-abal, tidak bisa memenuhi fakta hukum dan sebagainya, tidak bisa memberikan legalitas yang sah," papar Syarif.

Syarif kemudian turut mengutip pernyataan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyampaikan bahwa lembaga antirasuah itu tegas mengatakan bahwa Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas tidak terlibat dalam kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang.

"Jelas Mas Ibas tidak ada kaitannya dengan Hambalang," tegasnya.

Syarif meminta kepada kubu KLB agar tidak memberikan pernyataan tanpa dasar.

"Tidak usah memberikan asumsi-asumsi, halusinasi yang sebenarnya dibuat untuk memperkuat statement-nya," kata dia.

"Tidak perlu lah mengalihkan persoalan."

"Proses KLB di Deliserdang itu memang kelihatannya abal-abal," sambungnya.

Syarif kemudian mengungkit bagaimana proses KLB di Deliserdang ia nilai tidak sah dan tidak seusai dengan AD/ART partai.

"Saya tidak tahu mau kebohongan apa lagi yang akan disampaikan," sindirnya.

Akhiri Era SBY dan AHY

Pada konpers Kamis (25/3/2021), Demokrat versi KLB terang-terangan mengutarakan tujuannya untuk mengakhiri masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam tubuh Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan oleh Juru bicara Partai Demokrat versi KLB, M Rakhmad yang ditayangkan dalam kanal YouTube Kompastv, Kamis (25/3/2021).

Ia menyebut, Moeldoko memiliki komitmen untuk memajukan Partai Demokrat.

"Beliau memiliki komitmen yang sangat kuat untuk membesarkan partai dan merangkul semua kader ke dalam rumah besar Partai Demokrat," kata Rakhmad.

"Bapak Moeldoko memiliki komitmen untuk menghapus ketentuan-ketentuan yang memberatkan kader dan memberikan reward atau penghargaan kepada kader yang berjasa kepada partai," sambungnya.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved