Terkini Daerah
Viral Kucing Diinjak hingga Lemas, Tersangka Emosi Gara-gara Dicakar hingga Akui Memang Ingin Bunuh
Viral sebuah video perdebatan antara staf sekolah yang emosi ditegur satpam seusai menyiksa seekor kucing.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial, sebuah video seorang karyawan sebuah sekolah terlibat debat dengan satpam terkait penyiksaan terhadap seekor kucing.
Karyawan sekolah bernama Felix ditegur oleh Mulyadi yang bertugas sebagai satpam dalam yayasan tersebut karena Felix menginjak kucing hingga lemas tak berdaya.
Felix diketahui emosi seusai dirinya kena cakar oleh kucing tersebut, di BSD, Tangerang Selatan.

Baca juga: Viral Video Pria Ngotot Tak Bersalah Bunuh Kucing karena Tak Suka, Ternyata Kucing Hanya Pingsan
Dilansir TribunWow.com dari TribunJakarta.com, hal itu disampaikan oleh Mulyadi selaku Koordinator Petugas Keamanan Yayasan.
"Intinya kucing tersebut tidak mati, cuma lemas karena terinjak, bukan dijejak karena kalau dijejak pasti langsung mati," kata Mulyadi, Minggu (21/3/2021).
Mulyadi mengatakan, Felix pada saat itu dicakar saat hendak memindahkan kucing yang sedang buang air besar sembarangan.
"Ternyata kucing tersebut memberontak dan mencakar tangannya sampai 4 jahitan dan dia refleks menginjak," ungkap Mulyadi.
Mulyadi tak menampik, Felix kala itu mengaku ingin membunuh kucing tersebut karena terkena cakaran.
"Nah pada saat posisi terinjak itu saya datang. Saya cuma katakan jangan menyiksa binatang," ujarnya.
"Cuma karena pelaku sudah terluka jadi sedikit agak emosi sampai keluar ucapan seperti itu," sambung Mulyadi.
Kasus ini heboh seusai video perdebatan antara Mulyadi dan Felix beredar di media sosial.
Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @ameowliazagita dan diunggah ulang akun @wonderwomen, Sabtu (20/3/2021) lalu.
Kejadian itu berlangsung di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, tepatnya di Sekolah Solideo.
Dalam video, tampak Felix yang mengenakan kaus merah ngotot tak merasa bersalah setelah membunuh kucing.
Ia mengaku tak suka melihat kucing berkeliaran di sekolah.
"Saya tidak mau ada binatang ini. Saya sudah bilang berkali-kali tidak mau (kucing) di lingkungan sekolah ini," ujar Felix.
Felix justru menyalahkan satpam agar menjaga kucing tak masuk ke area sekolah.
Namun, ucapannya itu malah memancing perdebatan.
"Pak Felix, kalau Anda cinta binatang, anjing, oke silakan," terang Mulyadi.
Felix ikemudian tetap ngotot bahwa kucing itu tak selayaknya berkeliaran di sekolah.
Tindakan Felix itu dinilai kejam oleh Mulyadi.
"Saya yang memutuskan hewan yang boleh dan tidak boleh masuk," ujar Felix.
"Tapi jangan siksa binatang kayak gini," sahut Mulyadi.
Namun Felix kembali berdalih tak menyiksa hewan itu.
Ia mengaku langsung membunuh tanpa menyiksa kucing tersebut.
"Tidak siksa?" tanya Mulyadi.
"Saya tidak siksa, saya bunuh dia," sahut Felix tak terima.
Perdebatan keduanya terus berlanjut.
Mulyadi masih ngotot menyalahkan Felix karena membunuh indukan kucing dan membuang anak kucing ke got.
Namun, Felix terus berkilah.
"Saya bunuh dia dengan cara paling cepat dan cara paling layak menurut saya. Saya tidak siksa dia berhari-hari di atas," jelas Felix.
Baca juga: Viral Rumah Mewah Disatroni Pencuri, Barang Berharga sampai Material Bangunan Ludes Digondol
Dilaporkan ke Polisi
Video viral itu lantas ditanggapi oleh Direktur Operasional Yayasan Natha Satwa Nusantara, Anisa Ratna.
Anisa mengaku langsung mengonfirmasi petugas keamanan bernama Mulyadi yang ada di video viral itu.
Dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021), Anisa menyebut kejadian itu berlangsung 9 Maret 2021 lalu.
Baca juga: Baim Wong Geram Beri Peringatan Sosok Pria Viral Pembunuh Kucing: Sedih, Tolong Ditindak Orang Ini
Menurut Anisa, Mulyadi mengatakan, kucing di dalam video itu tak mati, namun hanya pingsan.
Pihaknya sudah meminta satpam mencari kucing tersebut.
Jika tak ditemukan, pihaknya akan menganggap kucing itu sudah mati.
"Iya satpam bilang hanya pingsan, terus kabur dan nggak mau dekat-dekat sekolah lagi."
"Jadi kita minta satpamnya untuk cari kucingnya," jelas Anisa.
Ia lantas mengaku akan melaporkan penyiksaan kucing itu ke polisi.
Hingga kini, Anis menyebut pihaknya masih menunggu kesediaan para saksi.
"Kami mau melapor, tapi masih menunggu kesediaan saksi," lanjutnya. (TribunWow.com/Anung/Tami)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribunjakarta.com dengan judul Mengaku Dicakar Dapat 4 Jahitan, Polisi Sudah Periksa Pria di Tangsel yang Injak Kucing Sampai Lemas