Breaking News:

Tim Indonesia Mundur dari All England

Sebut BWF Tak Baik Melaksanakan All England, Dubes RI untuk Inggris: Terjadi Unfair Treatment

Hal itu mengakibatkan terjadinya diskriminasi dan unfair treatment terhadap atlet bulu tangkis Indonesia yang mengikuti turnamen tersebut.

Editor: Mohamad Yoenus
KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya - ILUSTRASI, Sebut BWF Tak Baik Melaksanakan All England, Dubes RI untuk Inggris: Terjadi Unfair Treatment 

TRIBUNWOW.COM - Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya, buka suara terkait Tim Indonesia yang terpaksa mundur dari All England Open 2021.

Menurutnya, kompetensi Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) tidak baik dalam melaksanakan kebijakan protokol kesehatan dalam turnamen All England Open 2021.

Hal itu mengakibatkan terjadinya diskriminasi dan unfair treatment terhadap atlet bulu tangkis Indonesia yang mengikuti turnamen tersebut.

Ia menjelaskan, berbagai upaya dan komunikasi telah dilakukan oleh dirinya maupun KBRI Inggris.

Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya
Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya (Istimewa via WARTAKOTAlive.com)

Baca juga: Sampai Debat Tuntut Keadilan di All England, Desra Percaya: Saya Bukan Medis tapi Saya Punya Logika

Baca juga: Indonesia Dipaksa Mundur dari All England, Daniel Mananta Langsung Hubungi Anthony Ginting: Gak Adil

"Dapat saya simpulkan bahwa tidak ada kebijakan yang bersifat diskriminatif. Namun, karena kompetensi BWF tidak baik, dalam pelaksanaan kebijakan itu, telah terjadi diskriminasi dan unfair treatment," ujar Desra dalam konferensi pers virtual pada Jumat (19/3/2021).

Selain itu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, juga telah melakukan komunikasi secara langsung dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dan menyampaikan posisi Indonesia.

"Secara maraton kami intensif melakukan pembicaraan dan lobi dengan banyak pihak. Termasuk dengan Dubes Inggris di Jakarta Owen Jenkins, Sarah Cook dari Kemenlu Inggris," tutur Desra.

"Selain itu dengan Richard Graham kawan kita yang anggota parlemen Inggris, kemudian dengan utusan PM Boris Johnson, Ketua Asosiasi Bulu Tangkis Inggris, Presiden BWF serta perwakilan NHS," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Desra juga mengatakan, tim bulu tangkis Indonesia untuk All England Open 2021 akan kembali Tanah Air secepatnya.

Hal ini setelah berbagai upaya pendekatan dan komunikasi dengan BWF maupun National Health Service (NHS) tidak dapat membuat tim Indonesia kembali bertanding di All England Open 2021.

"Saya memiliki kewajiban menjaga keamanan dan keselamatan para atlet kita yang masih di Birmingham. Saya pastikan bahwa tim Indonesia bisa kembali ke Indonesia dengan aman," ujar Desra.

Desra melanjutkan, setelah ini dirinya akan bertolak ke Birmingham untuk mencoba bertemu tim bulu tangkis Indonesia untuk memberikan dukungan moril.

Baca juga: Indonesia Dipaksa Mundur dari All England, Daniel Mananta Langsung Hubungi Anthony Ginting: Gak Adil

Pihaknya pun akan secara langsung mendengarkan seperti apa perlakuan dugaan diskriminasi yang dialami oleh tim bulu tangkis Indonesia.

Sebelumnya, tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari turnamen All England Open 2021.

Hal tersebut diketahui dari unggahan Marcus Fernaldi Gideon di akun Instagram-nya pada Kamis (18/3/2021) pagi WIB.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
BWFDubes RIInggrisTim IndonesiaBadminton
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved