Terkini Daerah
Kronologi Janda Dibunuh karena Tak Mau Layani 3 Jam, Pelaku Ngaku sempat Bujuk tapi Terus Ditolak
Pada rekonstruksi, Berry memeragakan bagaimana dirinya sempat membujuk korban agar mau diajak melakukan hubungan badan untuk kedua kalinya.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Sebanyak 37 adegan diperagakan dalam kasus pembunuhan janda bernama Yuliana yang dihabisi oleh Agus Saputra (24) alias Berry, di Hotel Rio, Palembang, Sumatera Selatan.
Digelar pada Kamis (18/3/2021), nampak tersangka beberapa kali sempat meminta korban untuk melakukan hubungan badan namun terus ditolak.
Tersangka yang kesal terus menerus ditolak akhirnya emosi dan nekat membunuh korban.

Baca juga: Istri Polisi di Denpasar Digerebek saat Tidur Bareng Rekan Kerja, Tisu hingga Kondom Bekas Ditemukan
Baca juga: Tak Kuat Layani Pria Hidung Belang 3 Jam, Yuliana Dibunuh Teman Kencannya lalu Ditinggal Kabur
Dikutip TribunWow.com dari SRIPOKU.com, adegan rekonstruksi dimulai saat tersangka bertemu dengan korban di hotel.
Keduanya sebelumnya sudah saling mengenal lewat aplikasi berkirim pesan.
Tersangka lalu memberikan uang bayaran kepada korban sebelum kencan dilakukan.
Kencan pertama kemudian dilakukan antara korban dan tersangka selama 30 menit.
Setelah kencan pertama, tersangka dan korban sempat saling istirahat.
Sesudah istirahat, tersangka kembali mengajak korban untuk melakukan hubungan badan, namun kali ini korban menolak.
Tersangka menindih korban yang tengah telungkup di atas kasur dan memintanya melakukan hubungan badan lagi namun korban tetap menolak dan pindah ke kasur di sebelah tersangka.
Saat korban berpindah, tersangka kali ini kembali menindih korban sambil membekap mulut korban.
Ia lalu mengikat kedua tangan korban ke arah belakang dengan menggunakan celana.
Saat korban masih memberontak, tersangka mengikat mulut korban menggunakan baju sambil terus menindih korban hingga akhirnya korban tak bergerak.
Ketika korban tak lagi bergerak, tersangka kemudian kabur meninggalkan jasad korban yang telah ditutupi selimut.
Ia lari dari TKP sambil membawa kabur barang-barang berharga milik korban.
"Sebanyak 37 adegan dilakukan dalam rekonstruksi ini, dalam rekonstruksi ini semua adegan tidak ada yang dibantah dan semuanya memang diakui oleh tersangka," kata kata Kasubnit Riksa Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, Iptu Naibaho, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Berantai di Bogor, Ditemukan Sperma di Kemaluan Korban: Kekerasan Tidak Ada
Sudah Minum Obat Kuat
Sementara itu, Berry mengaku dirinya merasa korban tidak menepati janji untuk melakukan hubungan badan selama tiga jam.
Hal itu diungkapkan oleh Berry seusai melangsungkan rekonstruksi kasus di tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (18/3/2021).
Dikutip TribunWow.com dari SRIPOKU.com, Berry memeragakan ketika dirinya membunuh korban seusai korban tak mau melayani Berry lebih lama.
Baca juga: Fakta Kasus Tewasnya Yuliana di Kamar Hotel, Hasil Forensik Ungkap Korban Dianiaya hingga Dibekap
Berry bercerita, awalnya ia sudah melakukan tawar menawar dengan korban dan sepakat untuk melakukan hubungan suami istri selama tiga jam.
"Perjanjian di awal itu sampai tiga jam, baru sekali dan setengah jam di kamar hotel itu. Ketika diminta lagi korban menolak," kata Berry, Jumat (19/3/2021).
Sebelum melakukan hubungan badan, Berry mengakui dirinya sudah menenggak obat kuat supaya bisa melakukan hubungan badan dengan korban lebih lama.
Namun ketika melakukan hubungan badan, korban hanya mau melakukannya selama 30 menit lalu menolak melayani tersangka lebih lama.
Jasad korban diketahui pertama kali ditemukan pada Selasa (5/1/2021).
Namun tersangka baru berhasil ditangkap, jajaran Subdit Jatanras Polda Sumsel dan Satreskrim Polrestabes Palembang, Minggu (17/1/2021).
Sebelumnya, tersangka mengaku sering didatangi korban dalam mimpi.
Tersangka bercerita, seusai dirinya menghabisi nyawa korban , ia hanya sembunyi di dalam rumah kontrakan.
Berry bercerita, ia membunuh korban dengan cara membekap mulut korban.
"Saya hanya membekap mulut, setelah itu niatnya untuk mengikat kaki dan tangan korban. Tidak tahunya korban tidak bernyawa lagi," ungkapnya, Senin (18/1/2021). (TribunWow.com/Anung)
Artikel ini diolah dari sripoku.com dengan judul Penyidik Polrestabes Palembang, Sering Didatangi Arwah Janda Muda, 'Tolong Saya Pak', Kini Lega, Rekonstruksi Pembunuhan di Hotel Rio, Mata Ibu Mendiang Yuliana Berkaca-kaca, Wajah Pelaku Datar dan Seolah tak Puas Pelaku Ditangkap, Korban Pembunuhan Datangi Penjara Pelaku, Berry : Mau Tarik Saya