Viral Medsos
Kades Ungkap Kondisi Keluarga Pelaku Mesum di Video Viral Parakan 01: Mungkin Mereka Masih Terpukul
Sempat viral di Twitter dan media sosial lainnya, video mesum yang merekam sepasang pelajar berbuat asusila di sebuah ruko kosong.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Beberapa hari belakangan ini, warganet sempat dihebohkan oleh video mesum yang beredar di media sosial.
Video mesum tersebut merekam sepasang pelajar berbuat asusila di sebuah ruko kosong yang terletak di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Serang, Banten.
Keluarga pelaku mesum itu sampai saat ini diketahui masih tertutup.

Baca juga: Geger Pria Tewas di Pinggir Jalan, Relawan sempat Memanas saat Warga Membandel Ingin Memfoto Mayat
Baca juga: Nasib Dua Sejoli yang Mesum dalam Viral Video Parakan 01, Ditangkap dan Kini Dimintai Keterangan
Dikutip TribunWow.com dari TribunBanten.com, hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa tempat pelaku tinggal, Suherman.
Suherman mengkonfirmasi bahwa pelaku di dalam video mesum itu merupakan warganya.
"Terkait video mesum yang beredar sampai viral itu benar, hanya memang kejadiannya di Desa Kareo" kata Suherman saat ditemui, Minggu(14/3/2021).
Kedua pelaku diketahui melakukan hal mesum pada siang hari, karena ruko kosong tersebut memang selalu sepi.
"Memang sepi disitu dan memang ruko itu pada kosong," ujar Suherman.
Suherman mengkonfirmasi kedua pelaku di dalam video itu semuanya masih berstatus pelajar.
"Saya juga kaget pada saat mengetahui kejadian tersebut bahkan sampai viral seperti ini," tuturnya.
Berdasarkan info dari Suherman, keluarga pelaku masih tertutup kepada sekitar.
"Dari keluarganya masih tertutup, mungkin mereka masih terpukul atas kejadian yang menimpah anaknya," tambahnya.
Sementara itu, kasus ini kini tengah ditangani oleh Polsek Jawilan dan Polres Serang.
Baca juga: Mobil Tabrak Minimarket hingga Tewaskan Bocah 6 Tahun, Ternyata Dikendarai Remaja 15 Tahun
Wanita sempat Menolak
Pada video berdurasi dua menit yang viral di media sosial, sang wanita sempat beberapa kali menolak pelaku pria.