Breaking News:

Pembunuhan Berantai

Rian Pembunuh Berantai Sempat Takut seusai Bunuh Siswi SMA, Seminggu Kemudian Malah Bunuh Janda Muda

Kapolres Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut pembunuh berantai, MRI alias Rian (21), sempat takut seusai membunuh korban pertama.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Kolase TribunnewsBogor.com
Beraksi bak pembunuh berantai, Rian Bogor bongkar alasan bunuh 2 wanita berturut-turut. Rian sempat ketakutan seusai membunuh korban pertama. Namun seminggu setelahnya, ia justru membunuh janda muda seusai bercinta di penginapan. 

TRIBUNWOW.COM - Kapolres Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut pembunuh berantai, MRI alias Rian (21), sempat takut seusai membunuh korban pertama, DP (17).

Dilansir TribunWow.com, namun, rasa takut Rian hilang setelah seminggu membunuh korban.

Seminggu setelahnya, Rian langsung membunuh korban kedua, EL, di lokasi yang sama yakni di penginapan wilayah Puncak Bogor.

"Sempat ada beberapa keterangan bahwa tersangka ini awalnya panik, takut," ujar Susatyo, dikutip dari TribunnewsBogor.com, Sabtu (13/3/2021).

"Setelah satu minggu timbul keberanian lagi yang dia tidak bisa tahan."

Polisi terus melakukan pemeriksaan secara intensif kepada tersangka Muhamad Rian alias MRI alias Rian, yang merupakan pelaku pembunuhan dua perempuan di Bogor.
Polisi terus melakukan pemeriksaan secara intensif kepada tersangka Muhamad Rian alias MRI alias Rian, yang merupakan pelaku pembunuhan dua perempuan di Bogor. (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Baca juga: Rian Bogor Tak Kabur justru Bunuh Korban Lain, Kriminolog: Pembunuhan Pertama Kali Menyesal

Baca juga: Rian Bogor Ngaku Benci Wanita karena Panik dan Tutupi Fakta, Polisi: Dia Normal Pernah Dekati Wanita

Rian berkenalan dengan DP dan EL lewat media sosial.

Sebelum melancarkan aksinya, Rian terlebih dahulu merayu korbannya yang dikenal di media sosial.

Ia melontarkan rayuan manis hingga korban terpincut.

Apalagi, Rian memberikan iming-iming uang senilai Rp 1 juta agar korban mau bertemu di Puncak Bogor.

Meski belum lama kenal, Rian langsung mengajak keduanya bertemu dan langsung mengajaknya bercinta di penginapan.

"Sampai akhirnya dia berjanjian lagi korban kedua, kemudian melakukan kekerasan terhadap korban yang kedua," ujar Susatyo.

Namun, seusai melampiaskan nafsu, Rian langsung mencekik korban hingga tewas.

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (13/3/2021), tanpa rasa bersalah, ia pun mengambil barang berharga korban berupa perhiasan, uang dan ponsel.

Baca juga: Rian Bogor Lihai Pikat Korban Diduga karena Penjual Olshop, Polisi: Kenalan di FB Hanya 2 Jam

Baca juga: Pengakuan Rian Bogor saat Interogasi, Bingung hingga Sembarang Pilih TKP Pembunuhan: Sepi dan Gelap

Pelaku Penjual Online Shop

Sementara itu, Susatyo rantai Rian alias MRI (21) dugaan cara pembunuhan berantai Rian alias MRI (21) mampu menggaet korbannya.

Hal itu ia sampaikan dalam tayangan Kabar Petang di TvOne, Sabtu (13/3/2021).

Setelah menginterogasi pelaku tiga hari, polisi mengumpulkan berbagai keterangan dan melengkapi kronologi kejadian.

"Diketahui bahwa profil dari tersangka ini adalah penjual online," ungkap Susatyo.

Ia menduga profesi ini mempermudah pelaku mendekati korban.

"Sehingga sangat mengerti bagaimana bisa mengajak korban, meyakinkan korban, menarik simpati korban, sehingga sampai mau diajak sampai ke TKP (tempat kejadian perkara) pembuangan (jenazah korban)," lanjutnya.

Pelaku berkenalan dengan korban melalui media sosial Facebook (FB).

Susatyo menyebut pola perkenalan dengan kedua korban sama, yakni lewat media sosial kemudian diajak bertemu.

"Diketahui pula bahwa berkenalan dengan para korban ini tidak butuh waktu lama," ungkap Susatyo.

"Cukup hanya untuk korban pertama hanya sekitar dua jam. Kalau untuk korban yang kedua itu mungkin dari sejak semalam berkomunikasi intens," jelasnya.

Baca juga: Ahli Sebut Rian si Pembunuh Berantai di Bogor Sudah Kehilangan Fungsi Otak: Sosok Penjahat Sempurna

Selain itu, saat jalan-jalan korban diiming-imingi uang Rp1 juta.

Korban juga diajak ke beberapa tempat di kawasan Puncak agar semakin meyakinkan.

Ia juga mengajak korban berkencan.

Setelah korban merasa teryakinkan, Rian melakukan pembunuhannya dengan cara mencekik.

Jenazah kemudian dibuang di tepi jalan di tempat yang sepi.

"Sampai kemudian janjian bertemu. Setelah bertemu, memang tidak langsung diajak menuju tempat eksekusi, tetapi diajak jalan-jalan dulu, dia ke sebuah tempat untuk kembali meyakinkan dengan iming-iming yang disampaikan tersangka," papar Susatyo.

"Sehingga korban ini mau dibawa ke tempat sebuah penginapan. Mereka berkencan. Setelah selesai berkencan baru kemudian korban itu dihabisi dengan cara dicekik," katanya.

Ekspresi Datar MRI

Saat menjalani proses rekonstruksi, raut wajah MRI tampak datar dan tak menunjukkan penyesalan.

Kepada polisi, MRI mengaku tak membungkus jasad korban kedua sebelum membuangnya di pinggir jalan.

"Mayat yang kedua ini enggak saya bungkus plastik, tapi langsung saya keluarin saja karena kondisinya dilipat di dalam tas ransel," kata MRI.

"(Dibuang) Gak sampai lima menit. Cuma ditarik aja (tasnya)."

Saat diinterogasi polisi, MRI mengaku membunuh kedua wanita itu lalu menekuk jasadnya agar muat dimasukkan di tas gunung atau carrier.

Mayat janda muda berinisial EL (23) dibuang di pinggir Jalan Trobosan, kawasan Gunung Geulis, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, mayat siswi SMA, DP (18), dibuangnya di pinggir jalan kawasan Cilebut, Tanah Sareal, Kota Bogor.

"Kepalanya di atas," jelas MRI saat ditanya caranya memasukkan jasad dalam tas gunung, dikutip dari TribunnewsBogor.com, Kamis (11/3/2021). (TribunWow.com/Tami/Brigitta)

Artikel ini telah diolah dari TribunnewsBogor.com dengan judul Sempat Takut Bunuh 2 Wanita Berturut-turut, Rian Bogor Ngaku Berani Karena Ini: Dia Tidak Bisa Tahan, Kronologi Lengkap Pembunuhan Berantai di Bogor, Pelaku Terancam Hukuman Mati, dan Kompas.com dengan judul Bunuh 2 Teman Kencan dalam 2 Pekan, Rian: Saya Benci Perempuan 

Tags:
Pelaku pembunuhan berantaiPembunuhan berantai di BogorPembunuhan BerantaiPembunuhan di BogorPembunuhanKasus PembunuhanRian BogorBogor
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved