Breaking News:

Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana

Kisah Ibu Telanjang Diri demi Keluar dari Bus Padma yang Terguling di Cae, Ungkap Detik-detiknya

Eha Nuraeti (55) mengungkapkan kesaksian saat bus Sri Padma Kencana yang ia tumpangi terguling dalam jurang di Tanjakan Cae, Sumedang.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Mohamad Yoenus
Tribun Jabar
Eha Nuraeti ketika ditemui di rumahnya, Kamis (11/3/2021). Eha menuturkan, ia selamat dari kecelakaan maut bus Sri Padma Kencana di Tanjakan Cae, Sumedang, karena melepaskan bajunya yang terjepit. 

TRIBUNWOW.COM - Eha Nuraeti (55) mengungkapkan kesaksian saat bus Sri Padma Kencana yang ia tumpangi terguling dalam jurang di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 18.30 WIB lalu.

Dilansir TribunWow.com, hal itu terungkap dalam tayangan di kanal YouTube Tribun Jabar, Jumat (12/3/2021).

Bus bernomor polisi T 7591 TB itu terguling saat masuk ke jurang sedalam 5 meter.

Bangkai Bus pariwisata Sri Padma Kencana yang mengalami kecelakaan maut masuk jurang di Tanjakan Cae Sumedang, Rabu (10/3/2021).
Bangkai Bus pariwisata Sri Padma Kencana yang mengalami kecelakaan maut masuk jurang di Tanjakan Cae Sumedang, Rabu (10/3/2021). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Baca juga: Viral Rekaman CCTV Bus Padma 15 Menit sebelum Jatuh di Tanjakan Cae, Lihat Momen Lewati Lajur Sempit

Dalam kondisi bus terguling 180 derajat, Eha Nuraeti terhimpit bodi kendaraan.

Eha langsung terpikir untuk membuka pakaiannya demi menyelamatkan diri, lalu bertanya kepada keponakannya, Ujang.

"Posisi baju dan kaki terjepit. Saya bilang sama Ujang, 'Masa harus telanjang?'," ungkap Eha Nuraeti.

"Kata Ujang, 'Enggak apa-apa, yang penting bisa keluar'," katanya.

Wanita paruh baya itu menyambar selimut yang biasa ada di jok bus.

"Saya buka baju, terus pakai selimut jok bus," kata warga Pasirlaja, Desa Pakuhaji, Kecamatan Cisalak, Subang ini.

Selanjutnya ada warga setempat yang menolok Eha serta penumpang selamat lainnya.

Mereka disediakan tempat beristirahat di rumah warga.

Eha mengaku masih syok dengan kecelakaan tragis itu.

"Saya keluar bus, ada orang tolong saya," papar Eha.

"Orang itu suruh saya masuk ke rumahnya. Saya masih syok dan istirahat di rumah itu," ungkapnya.

"Anak saya dan yang selamat sudah ada di situ," tambah dia.

Baca juga: Kesaksian Tim SAR Sulit Evakuasi Korban Tewas ke-27 Kecelakaan Bus Padma, Terjepit Body Kendaraan

Dikutip dari TribunJabar.id, Eha menyebut awalnya di dalam bus tercium bau sangit kampas rem.

Seorang penumpang bertanya kepada sopir bus tentang kondisi kendaraan.

Para penumpang terkejut saat sang sopir menyebut rem bus blong.

Mereka sontak menyebut takbir ketika bus mulai oleng.

Akhirnya bus terguling dalam jurang di Tanjakan Cae.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved