Breaking News:

Kecelakaan Maut Bus Sri Padma Kencana

Alami Kecelakaan, Tur Rombongan SMP Muaawanah Bus Padma Disorot Pemerintah: Sekolah Masih Online

Soroti kegiatan ziarah dan tur yang dilakukan oleh SMP Muaawanah. Kepala Disdikbud Subang menegaskan proses belajar saat ini masih online.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Dok. Warga/KOMPAS.com/KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH
Bus peziarah asal Subang terjun ke jurang Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu malam. Tanda pengenal rombongan tur dan ziarah SMP IT Al Muaawanah. 

"Sopir bilang remnya blong," ujar Mimin.

Saat detik-detik kecelakaan terjadi, Mimin menyebut semua penumpang dilanda kepanikan.

"Semua orang teriak Allahhu akbar, takbir," ujar Mimin.

Mulai dari Siswa SMP IT Muaawanah, orangtua, pendamping, hingga guru semua mengucap takbir ketika kecelekaan terjadi.

Ketika jatuh ke jurang, dua anak Mimin terpental ke belakang sedangkan dirinya terjepit jok.

"Saya terjepit jok, saya merangkak cari anak saya dan keluar dari bus," kata dia. (TribunWow/Anung/Elfan Fajar Nugroho)

Artikel ini diolah dari TribunJabar dengan judul  23 Orang Dilaporkan Meninggal dalam Kecelakaan Bus Maut di Sumedang, Dinkes Subang Kirim TRC, Pagi Ini Sudah 26 Tewas, Sopir Bus Padma Kencana Termasuk Korban Tewas Kecelakaan Maut di Sumedang dan Kompas.com dengan judul Bupati Sumedang: Tanjakan Cae, Lokasi Bus Masuk Jurang, Memang Rawan Kecelakaan dan "Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Bus di Sumedang, Diduga Rem Blong"

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Kecelakaan Maut Bus Sri Padma KencanaKecelakaan MautKecelakaan BusKecelakaanBus Sri Padma KencanaSumedangKabupaten SumedangJawa BaratKorban Kecelakaan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved