Breaking News:

Terkini Daerah

Muncikari yang Jual Anak Remajanya untuk Lunasi Utang Langsung Hapus MiChat setelah Ketahuan Polisi

Muncikari yang menjajakan anak di bawah umur untuk ditawarkan ke pria hidung belang langsung menghapus aplikasi MiChat setelah polisi melacak

Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMPAS.com/M AGUS
Muncikari yang menjajakan anak di bawah umur untuk ditawarkan ke pria hidung belang langsung menghapus aplikasi MiChat setelah polisi mengendus komplotan mereka. 

"Saya punya utang kekurangan membayar kontrakan dan membeli susu anak yang masih bayi," ungkap Nia saat gelar kasus di halaman Mapolres Kediri Kota, Selasa (9/3/2021).

Penghasilan yang diperoleh dari mencari barang rosok di pinggir jalan tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

"Kerja saya hanya mencari rosok di pinggir jalan," ujarnya.

Dari hasil prostitusi online yang mempekerjakan TI, pasutri itu mendapat pemasukan dari pria hidung belang di Kediri sekitar Rp 4,5 juta.

Namun kebanyakan habis untuk membeli makan dan membayar sewa kamar hotel.

Sementara utangnya secara keseluruhan jumlahnya mencapai sekitar Rp 3 jutaan.

Putrinya yang dilacurkan berharap setelah memiliki cukup uang untuk membayar utang mengajak balik ke Kota Bandung.

"Rencananya seminggu lagi kami mau pulang karena adik-adiknya masih kecil-kecil. Kalau utangnya lunas kita pulang," ungkap Nia.

Baca juga: 5 Fakta Ibu Jadikan Putrinya PSK, sang Anak Rela demi Lunasi Utang hingga Kini Alami Trauma

Sementara dari hasil pemeriksaan penyidik, TI mengaku tidak ada paksaan untuk menjadi pelayan seks pria hidung belang melalui prostitusi online.

Tindakan mau menjadi pijat plus-plus, layanan handjob dan layanan seksual semata-mata untuk membantu ekonomi keluarganya.

Sementara hotel yang ada Kota Kediri sebagai base camp prostitusi online karena anaknya pernah pergi ke Kediri.

"Anak saya dulu pernah dua kali dibawa temannya ke Kediri," jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Verawaty Thaib, menjelaskan dari hasil pengakuan pelaku tarif prostitusi online untuk layanan pijat plus dan handjob Rp 200.000 - Rp 350.000.

Sementara untuk layanan seksual tarifnya berkisar Rp 700.000 - Rp 800.000 untuk sekali main.

Dari pengakuan keluarga muncikari selama membuka praktik di Kota Kediri dipastikan setiap hari mendapatkan order.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Tags:
Prostitusi online di KediriProstitusi anak di bawah umurProstitusi anakKasus ProstitusiProstitusi OnlineProstitusiPSKPekerja Seks Komersial (PSK)KediriBandungUtangMiChat
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved