Breaking News:

Tekini Daerah

Jadi Sasaran Dendam Keluarga, Bocah 8 Tahun Tewas Ditebas Samurai saat Tidur, Kondisinya Mengenaskan

Nasib tragis menimpa ATA, bocah 8 tahun asal Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi pembunuhan anak 8 tahun di Pamekasan, Jawa Timur. 

"Saya tidak tega mau melihat kondisi anak saya," jelas Karimullah.

"Pelaku sudah membabibuta sehingga yang awalnya saya jadi sasaran, kemudian anak saya yang dibunuh."

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo menjelaskan, pelaku sebenarnya berniat membunuh ayah korban.

Namun karena Karimullah tak ada di rumah, pelaku melampiaskan dendamnya pada korban.

Pelaku menebas korban sebanyak tiga kali.

"Sebenarnya sasaran utamanya Ayah korban, namun karena tidak ada di rumahnya ya akhirnya dilampiaskan ke anaknya," ujar AKP Adhi.

"Ketika pelaku mendobrak pintu rumah korban, hanya ditemukan anaknya yang sedang tidur, langsung ditebas pakai samurai di dalam kamarnya."

Adhi mengatakan, pihaknya telah menangkap pelaku tak lama seusai kejadian.

Kini, pelaku sudah ditahan di Mapolres Pamekasan.

Polisi pun telah mengamankan barang bukti berupa samurai sepanjang 108 sentimeter dan sejumlah pakaian korban.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 340 sub 351 Ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun. (TribunWow.com)

Artikel ini telah diolah dari Kompas.com dengan judul "Kisah Tragis Siswa SD di Madura, Tewas Dibunuh dengan Samurai Tengah Malam karena Dendam", dan "Bocah 8 Tahun Dibunuh dengan Sadis, Sang Ibu Berteriak Minta Tolong Tak Ada yang Membantu"

Tags:
PembunuhanPamekasanJawa Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved