Terkini Daerah
Penampakan Senjata Tajam yang Dibawa Konvoi Geng Motor di Serang, Mulai dari Golok hingga Gergaji Es
Warga Kota Serang, Banten, digegerkan dengan aksi konvoi puluhan remaja yang mengendarai sepeda motor dan dipersenjatai senjata tajam, Sabtu.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Warga Kota Serang, Banten, digegerkan dengan aksi konvoi puluhan remaja yang mengendarai sepeda motor dan dipersenjatai senjata tajam, Sabtu (6/3/2021).
Dilansir TribunWow.com, sejumlah senjata yang dibawa segerombolan remaja itu di antaranya celurit, golok, hingga gergaji es.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Martri Sonny menyebut konvoi geng motor All Star Serang Timur itu bertujuan untuk balas dendam.

Baca juga: Baru Bebas dari Penjara, Pria Ini Malah Rudapaksa dan Bunuh Bocah 13 Tahun, Tulari Korban dengan HIV
Baca juga: Viral Maling Kembalikan Motor Curian, Ditemukan Sepucuk Surat Minta Maaf Saya Khilaf Bos
Menurut Sonny, ada sekira 100 orang yang tergabung dalam konvoi tersebut.
"Niatnya mencari dan melakukan balas dendam kepada geng motor lainnya," ucap Sonny, dikutip dari Kompas.com, Senin (8/3/2021).
Aksi balas dendam itu bermula saat seorang anggota geng motor All Star Serang Timur dianiaya geng motor lain pada Januari 2021 lalu.
AG selaku ketua geng motor All Star Serang Timur lantas merencakan aksi balasan.
Ia pun menghasut anggotanya untuk balas dendam, dimulai dengan kovoi di jalan protokol Kota Serang.
Ajakan itu disebarkannya lewat pesan WhatsApp.
Baca juga: Menyesal Bacok Polisi, Pria di Menteng Ngaku Baru Sebulan Jadi Bos Geng Motor Enjoy MBR 86
Baca juga: Sosok Bos Geng Motor yang Bacok Polisi di Menteng, Tenggak Miras sebelum Beraksi Biar Berani
Kemudian, pada Sabtu (6/3/2021) pukul 01.00 WIB, mereka berkumpul dan mencari kelompok lainnya.
"Mereka bergerak ke SMPN 16 Kota Serang, sudah bertemu dengan beberapa geng motor," jelas Sonny.
"Ada lima geng motor bergabung. Kemudian menuju daerah Kilasah, Kasemen, lanjut ke Trondol."
Di lampu merah Ciceri, Kota Serang, mereka lantas memblokade jalan.
Bahkan, anggota geng motor memamerkan senjata tajam yang mereka bawa.
"Terakhir di seputaran traffic light Ciceri, mereka mengacungkan senjata. Mareka tidak ketemu, akhirnya mereka pulang dan membubarkan diri," kata Sonny.