Isu Kudeta Partai Demokrat
Di Akhir Pidato Perdana, Moeldoko: Kalian Telah Meminta Saya Jadi Ketua Umum Demokrat
Moeldoko menyampaikan rasa terima kasih kepada para peserta KLB yang telah memilihnya menjadi Ketum Demokrat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
"Saya sama sekali tidak punya kekuatan untuk memaksa saudara-saudara untuk memilih saya," imbuhnya.
Moeldoko kemudian menceritakan sekilas keunggulan yang dimiliki oleh dirinya dan Marzuki Alie.
"Pak Marzuki Alie punya pengalaman di partai politk yang luar biasa," kata dia.
"Saya punya pengalaman di militer, dan pemerintahan."
Perkataan itu langsung disambut riuh tepuk tangan para peserta KLB.
Selanjutnya Moeldoko memberikan pujian kepada kader senior, DPP, DPD, DPC hingga organisasi sayap.
"Para pendiri partai politik Demokrat, para senior memiliki filosofi dan kebijakan yang sangat tinggi," puji Moeldoko.
"Jadi kalau semua kekuatan ini disatukan, maka akan menggemparkan Indonesia, percayalah," kata Moeldoko dengan nada tinggi.
Kemudian Moeldoko menyerukan kejayaan Demokrat yang disambut oleh para audiens.
"Demokrat!" teriak Moeldoko.
"Jaya!" jawab para audiens yang terbus berulang hingga tiga kali.
Seusai itu, ada beberapa peserta KLB yang meneriakkan nama Moeldoko.
"Moeldoko!Jaya!" ucap peserta KLB.
Dikutip dari Tribun-Medan.com, Moeldoko diketahui berada di Jakarta ketika pemilihan ketum berlangsung.
Setelah pilihan ketum dijatuhkan kepada Moeldoko, barulah ia dihubungi lewat telepon.