Isu Kudeta Partai Demokrat
Bahas Kudeta, Ruhut Wanti-wanti Demokrat soal Jhoni Allen: Udah Berdarah-darah, Jangan Dirasanin
Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Ruhut Sitompul meminta Partai Demokrat tak menyepelekan sosok Jhoni Allen Marbun.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
"Almarhumah Bu Ani, Pak SBY datang lihat kantor itu."
"Jhoni Allen itu udah berdarah-darah, jangan dirasanin."
Lebih lanjut, Ruhut mengaku sempat berkomunikasi dengan Jhoni Allen terkait konflik yang kini menerpa Demokrat.
Ruhut menceritakan, konflik di Demokrat bermula saat AHY terpilih sebagai ketua umum melalui aklamasi.
"Kalau aku lihat, kan mereka selalu kontak saya juga 'Apa sih masalah kalian kenapa mesti ramai-ramai? Malu saya'," jelasnya.
"'Apalagi saya sudah kader PDI Perjuangan, saya lihat begini mau ikut campur kan enggak baik, enggak elok'."
"'Enggak bisa, hati boleh panas, kepala tetap dingin'."
"Ini berawal dari aklamasinya AHY, mereka ada ketersinggungan bagaimana Pak SBY naik ke podisum yang tidak punya hak suara di luar."
Simak videonya berikut ini mulai menit ke-7.30:
Moeldoko Jadi Ketum Demokrat
Sementara itu, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko, akhirnya terpilih sebagai ketua umum Partai Demokrat, Jumat (5/3/2021).
Dilansir TribunWow.com, keputusan tersebut merupakan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Meski tak secara langsung menghadiri KLB, Moeldoko terhubung via telepon dengan kader Demokrat yang kontra terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Baca juga: KLB Demokrat Digelar, Max Sopacua Ungkit Janji-janji SBY sejak 2013, sang Mantan Presiden Ingkar?
Baca juga: Jadwal Buka Puasa, Imsakiyah, dan Salat 5 Waktu untuk Wilayah Palembang, Jumat 5 Maret 2021/1442 H
Sebelum menerima keputusan, Moeldoko sempat melayangkan sejumlah pertanyaan pada peserta KLB Demokrat.
"Meski secara aklamasi rekan-rekan telah memberikan kepercayaan kepada saya, saya ingin memastikan," ucap Moeldoko dikutip dari Kompas.com, Jumat (5/3/2021).