Breaking News:

Gibran Wali Kota Solo

Ungkap Peluang Gibran di 2024, Burhanuddin: Pilihannya akan Maju di Jawa Tengah atau Jakarta?

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Nurhanuddin Muhtadi mengungkapkan peluang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Pilkada 2024.

Istimewa via TribunSolo.com
Gibran Rakabuming memberikan salam untuk para tamu undangan di Grha Paripurna DPRD Kota Solo, Jumat (26/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan peluang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Pilkada 2024.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas Petang, Jumat (26/2/2021), Burhanuddin menyinggung soal kemungkinan Pilkada 2022 dan 2023 yang akan dimundurkan menjadi 2024.

Kondisi itu terjadi lantaran revisi UU Pemilu sudah ditolak oleh pemerintah dan mayoritas di parlemen.

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan survei kepuasan terhadap Jokowi dan pemerintahannya menurun selama masa pandemi Virus Corona, Senin (8/6/2020).
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Nurhanuddin Muhtadi mengungkapkan peluang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Pilkada 2024. (Capture YouTube Kompas TV)

Baca juga: Gibran Blusukan Perdana ke Pasar Gede seusai Dilantik, Tiba-tiba Diberi Payung Merah oleh Pedagang

Baca juga: Sama-sama di Bawah Bayang-bayang Jokowi, Tantangan Bobby Disebut Lebih Besar daripada Gibran

"Jadi hampir pasti Pilkada serentak diadakan bukan tahun depan, bukan pula di tahun 2023 tetapi 2024," ujar Burhanuddin.

Itu artinya Pilkada 2024 akan digelar di tahun yang sama dengan Pilpres 2024.

Hanya saja menjadi persoalan menurut Burhanuddin adalah seorang Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak lagi menjadi presiden.

Pasalnya satu bulan sebelum digelarnya Pilkada 2024, yakni bulan Oktober sudah ada presiden baru yang dilantik.

"Jadi 9 November, itu artinya satu bulan setelah presiden baru dilantik di 2024," ungkapnya.

Dengan kondisi itu, Burhanuddin menilai sedikit banyak akan berpengaruh terhadap Gibran andai akan maju di Pilkada 2024.

"Ini menentukan, karena bagaimana pun ketika Pilkada serentak 2024 diadakan, Jokowi bukan lagi menjadi presiden, meskipun pengaruhnya tidak akan hilang dalam waktu sekejap," jelasnya.

"Di 2024 pilihannya apakah mau maju di Jawa Tengah atau Jakarta?."

Baca juga: Beda Sikap Bobby dan Gibran seusai Dilantik, Putra Jokowi Pilih Langsung Blusukan ke Pasar

Lebih lanjut, Burhanuddin menyebut ada dua pilihan yang harus ditentukan oleh Gibran di Pilkada 2024 nanti.

Yakni ingin menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah atau di Ibu Kota Jakarta.

"Untuk seorang Gibran saya kira pilihannya secara strategis lebih menguntungkan kalau maju di Jakarta," ungkap Burhanuddin.

Hanya saja, terlepas Gibran sebagai anak dari Jokowi, untuk bisa melompat dari wali kota menuju gubernur bukan perkara mudah.

Oleh karenanya, kinerja Gibran sebagai Wali Kota Solo dinilai menjadi patokan untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

"Itupun dengan syarat harus sukses di Solo," kata Burhanuddin.

"Sebab kalau sekadar biasa-biasa saja, saya kira warga akan mencoret namanya dari daftar calon pemimpin publik di masa depan nanti," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 13.22

Ikuti Jejak Jokowi, Gibran Blusukan 

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved