Gibran Wali Kota Solo
Psikolog UNS Soroti Gaya Pidato Pertama Gibran, Sebut Mirip Jokowi: Harus Belajar Lebih Spontan
Psikolog UNS Solo, Abdul Hakim menyoroti gaya Gibran Rakabuming Raka saat pidato perdana sebagai Wali Kota Solo.
Editor: Mohamad Yoenus
Itu lantaran konflik Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan masalah internal keluarga.
Pilihan tersebut diprediksi Abdul akan tetap dipilih Gibran ketika menjadi Wali Kota Solo.
"Pilihan jaga jarak terkait masalah keraton tidak memberi dampak buruk bagi karier politik dia," kata Abdul.
"Tetapi menjadi tanggung jawab sejarah karena Solo seperti Yogyakarta lahir daei rahim kebudayaan Mataram Islam," tambahnya.
Selain masalah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Gibran juga dihadapkan tantangan menjaga harmonitas antar etnis di Kota Solo.
"Etnik kebudayaan yang berbeda-beda. Solo sangat heterogen. Itu akan menjadi ujian kepemimpinan Gibran," ucap Abdul.
"Mengelola harmonitas antar agama, kelompok, dan ormas. Selama ini, itu tertata cukup ok di bawah Fx Rudy," tambahnya.
Pesan Rival Purnomo
Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa resmi menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Solo.
Pelantikan tersebut dilakukan di Grha Paripurna DPRD Kota Solo, Jumat (26/2/2021) mulia pukul 08.00 WIB.
Sejumlah tamu undangan menghadiri prosesi pelantikan putra sulung Presiden Jokowi dan mantan Ketua DPRD Kota Solo tersebut.
Achmad Purnomo menjadi satu yang hadir dalam prosesi pelantikan tersebut.
Ia hadir dengan ditemani istrinya, Saraswati Purnomo.
Atas pelantikan Gibran - Teguh, Purnomo mengucapkan selamat bertugas bagi mereka.
"Selamat melaksanakan amanah masyarakat kepada mas Gibran sebagai Wali Kota dan pak Teguh sebagai Wakil Wali Kota," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (26/2/2021).