Breaking News:

Banjir Jakarta

Apresiasi 16 Ribu Petugas Banjir, Anies Baswedan: Minggu Surut, Senin Pagi Kegiatan Sudah Normal

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan terima kasih kepada ribuan petugas dan relawan yang bekerja menanggulangi banjir di ibu kota.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
Capture YouTube Pemprov DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan terima kasih kepada ribuan petugas dan relawan yang bekerja menanggulangi banjir di ibu kota, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan terima kasih kepada ribuan petugas dan relawan yang bekerja menanggulangi banjir di ibu kota.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Diketahui banjir melanda banyak titik di Jakarta akibat hujan ekstrem pada Sabtu (20/2/2021) dini hari.

Anggota Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan mengevakuasi warga di Jalan Masjid Al Makmur Gang Buntu RT 017/07, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021).
Anggota Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan mengevakuasi warga di Jalan Masjid Al Makmur Gang Buntu RT 017/07, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021). (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Baca juga: Anies Klaim Banjir Surut dalam 6 Jam, Wagub Riza Patria: Kita Harus Bedakan Maksudnya Pak Gubernur

Anies menyebut kini banjir sudah tuntas diatasi pemerintah provinsi (pemprov).

Berikut pernyataan Anies Baswedan selengkapnya.

"Hari Minggu (21/2/2021) semua telah surut dan hari Senin (22/2/2021) pagi kegiatan pemerintahan, kegiatan ekonomi, alhamdulillah bisa berjalan tanpa ada gangguan apapun akibat hujan ekstrem itu."

"Saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada 16 ribu petugas Pemprov DKI yang bekerja nonstop mengerahkan semua kekuatan untuk mengendalikan 644 pintu air, mengerahkan 1.013 pompa, termasuk 228 truk pemadam kebakaran, dan 100 truk penyiram tanaman."

"Juga apresiasi kepada semua tugas bantuan pangan, bantuan kesehatan, dan bantuan sosial yang terjun langsung pada warga yang terdampak."

"Terima kasih dan apresiasi juga kepada Bapak Kapolda dan jajaran Polda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan seluruh jajaran Kodam Jaya, Pangkoops AU dan seluruh jajaran Koopsau, Pangarmada I dan seluruh jajaran Koarmada I, dan Lantamal 3 dan seluruh jajarannya, yang semua terlibat langsung."

Baca juga: Refly Harun Maklumi jika Anies Digugat Rakyat soal Banjir: Biar Jadi Pelajaran ke Pemprov DKI

"Polisi, TNI, langsung bekerja di lapangan menyelamatkan warga Jakarta yang terdampak oleh hujan yang ekstrem itu."

"Terima kasih juga kepada PMI, kepada semua lembaga sosial, semua lembaga amil zakat, semua organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, organisasi keagamaan, dan begitu banyak lagi relawan, pribadi, keluarga, dan organisasi yang turun tangan langsung memberikan bantuan, meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak oleh banjir."

"Penanganan dampak curah hujan itu adalah sebuah kerja kolosal yang direncanakan dengan serius, disimulasikan di lapangan sebelum musim hujan tiba, lalu dilaksanakan secara bersama-sama oleh semua unsur."

"Sehingga akhirnya alhamdulillah, atas izin Allah, ikhtiar kolektif ini bisa secara cepat memulihkan kondisi di ibu kota, mengembalikan Jakarta bisa berkegiatan seperti semula."

"Semoga kinerja kita ke depan akan terus bisa ditingkatkan sambil kewaspadaan terus kita jaga, tidak boleh kita lengah."

"Kita harus terus memperhatikan peringatan dari BMKG terkait dengan ramalan cuaca di hari-hari dan pekan-pekan ke depan."

Lihat videonya mulai dari awal:

Penjelasan Wagub soal Klaim Banjir Surut dalam 6 Jam

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberi penjelasan tentang klaim banjir di ibu kota dapat surut dalam 6 jam.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan Apa Kabar Indonesia di TvOne, Minggu (21/2/2021).

Diketahui sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut banjir di ibu kota dapat surut dalam 6 jam.

Baca juga: Refly Harun Maklumi jika Anies Digugat Rakyat soal Banjir: Biar Jadi Pelajaran ke Pemprov DKI

Pernyataan Anies menuai kritik karena Kampung Cipinang Melayu terendam banjir, padahal sebelumnya diklaim sudah bebas dari bencana tahunan tersebut.

Riza Patria lalu menjelaskan maksud pernyataan Anies.

"Jadi harus dibedakan yang dimaksudkan Pak Gubernur," kata Riza Patria.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Ahmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Ahmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020). (Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta)

Ia menjelaskan memang ada kawasan tertentu yang cukup rendah sehingga mudah tergenang air.

Apalagi jika curah hujan meninggi dan terjadi selama berhari-hari.

"Kita harus melihat titik-titik yang bila ada hujan yang lebih dari 12 jam bahkan lebih dari itu, memang Jakarta ada titik-titik yang rendah, yang tentu kalau debitnya tinggi hujan terus-menerus itu pasti banjir," kata Riza.

Baca juga: Debat Siapa Salah atas Banjir DKI, Politisi PDIP ke M Taufiq: Bentar Lagi Puan yang Disalahkan

Riza mengklaim, selama ini persoalan banjir sudah ditangani dengan baik.

Ia menyebut jarang kawasan tertentu dilanda banjir hingga berhari-hari, maksimal hanya satu malam.

"Tapi yang pasti banjir selama ini bisa diatasi dengan cukup baik," tegasnya.

"Terbukti banjir tidak berhari-hari di Jakarta. Di Jakarta ini banjir tidak pernah berhari-hari," kata Riza.

"Selama-lamanya satu malam," jelas politikus Gerindra ini.

Riza melanjutkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah berupaya menanggulangi banjir agar tidak merendam perumahan warga terlalu lama.

Selain itu, Riza mengingatkan agar kawasan yang terkena banjir harus dilihat aspek ketinggian datarannya.

Kawasan yang rendah akan cenderung lebih berpotensi terendam banjir.

"Bahkan kami memang Pak Gubernur memerintahkan jajaran untuk diupayakan agar genangan tidak lebih dari 6 jam," ungkap Riza.

"Kalau banjir, kita lihat di mana. Kalau memang titiknya ada di daerah yang di situ sangat rendah, tentu ketika ada banjir bandang tentu (akan) banjir," tandasnya. (TribunWow.com/Brigitta)

Tags:
Banjir di JakartaAnies BaswedanBanjirJakartaHujanAhmad Riza Patria
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved