Breaking News:

Terkini Daerah

2 Anaknya Tewas dalam Laka Maut Avanza Vs Bus Intra, sang Ayah Ingat sempat Peluk Korban

Rahmadi mengaku tak merasakan firasat apapun atau keanehan sebelum dua anaknya yang masih remaja itu meninggal dalam laka maut di Pabatu Tebing Tinggi

YouTube Tribun Medan Official
Rahmadi mengenang dua anaknya, Fahrul dan Arzita yang tewas dalam kecelakaan maut Toyota Avanza VS Bus Intra di Pabatu Tebing Tinggi, Minggu (21/2/2021) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Rahmadi kehilangan dua anaknya dalam waktu yang bersamaan akibat kecelakaan maut antara mobil Toyota Avanza dengan bus Intra yang terjadi di Pabatu Tebing Tinggi, Minggu (21/2/2021) malam.

Diketahui ada 9 korban tewas dalam kecelakaan tersebut, yang seluruh korbannya adalah penumpang mobil Avanza.

Rahmadi mengaku masih ingat ketika dirinya memeluk kedua anaknya yakni Fahrul Hanafi (22) dan Arzita Maulani (19) sebelum keduanya pergi bersama 7 korban yang lain.

Penampakan dua kendaraan yang terlibat Jalan Lintas Medan - Pematangsiantar Km 89-90, tepatnya Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Minggu (21/2/2021) malam.
Penampakan dua kendaraan yang terlibat Jalan Lintas Medan - Pematangsiantar Km 89-90, tepatnya Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Minggu (21/2/2021) malam. (Istimewa/Tribun Medan)

Baca juga: 9 Remaja Masjid Tewas di TKP dalam Kecelakaan Avanza Vs Bus Intra, Keluarga: Allah Lebih Sayang

Dikutip TribunWow.com dari Tribun-Medan.com, para korban tewas adalah rombongan remaja masjid yang pergi ke Pematangsiantar untuk menghadiri sebuah acara pernikahan.

Sebelum korban meninggal, Rahmadi mengatakan tidak ada yang aneh pada kedua anaknya itu.

Ia juga tidak merasakan adanya firasat-firasat tertentu sebelum korban meninggal.

"Seminggu ini ceria-ceria saja, pergi pun pelukan. Tidak ada tanda-tanda apa pun,"ujar Rahmadi, Senin (22/2/2021).

Rahmadi bercerita, dirinya sempat menelepon korban Fahrul sebelum anaknya itu tewas.

Kala itu Fahrul sempat mengabari lokasinya yang masih brada di Sidamanik kepada ayahnya.

Tak lama setelah komunikasi tersebut, sekira satu jam kemudian Rahmadi mendapat kabar dari pihak kepolisian bahwa Fahrul Arzita dan 7 remaja yang lain telah tewas dalam kecelakaan maut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved