Terkini Nasional
Bantah Megawati Zalimi SBY di Pilpres 2004, Deddy Sitorus Sebut SBY Sudah Ditanya dan Menolak Maju
Politikus PDI Perjuangan, Deddy Sitorus membantah adanya pernyataan yang menyebut Megawati Soekarnoputri menzalimi SBY pada Pilpres 2004.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Simak videonya mulai menit ke- 1.00
Herzaky Persoalkan Pernyataan Marzuki Alie soal Megawati
Pernyataan mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Marzuki Alie berbuntut panjang.
Marzuki Alie sebelumnya menyebut bahwa Ketua Umum PDI perjuangan, Megawati Soekarnoputri kecolongan dua kali oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004.
Pernyataan dari Marzuki Alie lantas memanaskan kembali hubungan antara PDIP dengan Demokrat, ataupun antara Megawati dengan SBY.
Baca juga: Isu Kudeta Partai Demokrat, Ruhut Desak AHY Minta Maaf ke Presiden Jokowi: Sudah Lempar Bola Panas
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mempersolakan sikap dan pernyataan dari Marzuki Alie tersebut.
Menurutnya, tidak sepantasnya Marzuki Alie memberikan pengakuan yang tidak bisa dikonfirmasi oleh Partai Demokrat itu sendiri.
Dirinya juga mempertanyakan status Marzuki Alie yang mengaku sebagai kader Demokrat namun malah seakan mengadu domba.
"Ini menjadi lucu karena ini kan pernyataan Pak Marzuki Alie. Kemudian pada saat kami sampaikan 'Pak jangan mengadu domba dong antara Pak SBY dengan Ibu Mega'," ujar Herzaky, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Jumat (19/2/2021).
"Kemudian beliau tadi pagi baru ada statement 'ya ini kan urusan saya dengan Pak SBY, seharusnya yang lain jangan ikut-ikutan'," ucapnya menirukan ucapan dari Marzuki Alie.
Menurutnya, jawaban dari Marzuki Alie tidak bisa diterima.
Dirinya meminta kepada Marzuki Alie untuk bisa langsung membicarakan kepada SBY jika memang memiliki persoalan, bukan malah menebar tudingan-tudingan ke publik.
"Lho kok urusannya beliau dengan Pak SBY kenapa enggak langsung bertanya dengan Pak SBY, itu satu," kata Herzaky.
"Yang kedua katanya adalah bahwa 'saya ini marah soalnya tidak ditanggapi oleh Partai Demokrat jadi saya cari perhatian'. Ini maksutnya apa."
Baca juga: Jokowi Minta Warga Mengritik, Politisi Demokrat Herzaky Mahendra Cerita Soeharto saat Ditinggalkan
Lebih lanjut, Herzaky meminta kepada Marzuki Alie untuk bijak dalam bersikap dan berucap jika masih sebagai kader Demokrat.