Terkini Daerah
5 Fakta Dua Putri Keraton Solo Terkurung di Keputren, Sikap Polisi hingga Dugaan Masalah Keluarga
Perseteruan antar anggota keluarga Keraton Solo, Jawa Tengah, kembali memanas. Berikut fakta selengkapnya.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Perseteruan antar anggota keluarga Keraton Solo, Jawa Tengah, kembali memanas.
Dua anggota keraton diduga sengaja dikunci di lingkungan Keputren selama tiga hari, tepatnya sejak Kamis (11/2/2021) bersama dua abdi dalem penari, sentono dan abdi dalem.
Kedua kerabat keraton tersebut adalah Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbai dan GKR Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng.

Baca juga: Viral Video Putri Raja Solo Makan Daun Singkong terkait Kabar Pengurungan, Keraton Beri Keterangan
Berikut ini fakta lengkapnya:
1. Mengaku Dikurung dari Luar
Setelah tiga hari dua malam terkunci di Keputren, Gusti Moeng dan Gusti Timoer serta abdi dalem yang mengikutinya akhirnya bisa keluar dari Kompleks Keraton Solo, pada Sabtu (13/2/2021).
Gusti Moeng mengatakan, dirinya menduga ada orang lain yang sengaja menguncinya dari luar.
"Saya tidak tahu itu (yang buka). Saya juga tidak ngerti yang mengunci. Tadi yang bukain pintu orang-orang pakai baju batik. Setelah pintu dibuka terus keluar," terang dia.
Baca juga: Sudah Tilik Bayi dari Ibu yang Ngaku Hamil Tanpa Mengandung, Bidan Sebut Hal Wajar: Hamil Samar
2. Listrik Mati
Gusti Moeng menjelaskan, selama tiga hari di dalam Keputren, dia mengaku kekurangan makanan dan kondisi di dalam tak ada penerangan.
Hal senada juga diungkapkan oleh Gusti Timoer, Gusti Timoer dirinya tidak sengaja masuk bersama Gusti Moeng ke dalam Keputren karena masih memiliki tempat tinggal di sana.
Dirinya juga sejatinya ingin melihat kondisi di dalam Keputren karena sudah hampir lima tahun dia tinggalkan.
"Dan sangat memprihatinkan. Saya keluar dari keraton tidak membawa apa-apa. Hanya baju satu koper dengan anak saya. Semua saya tinggalkan. Saya mau ambil tidak boleh," ungkap dia.
Baca juga: Polisi Temukan Fakta Baru Wanita Mengaku Hamil Tanpa Hubungan Badan, Sempat Menikah dan Punya Anak
3. Kronologi versi Gusti Moeng
Sementara itu, menurut Gusti Moeng, kejadian itu berawal saat dirinya dan suaminya, Gustri Kanjeng Eddy Wirabumi, pulang dari makan siang.