Breaking News:

Terkini Nasional

Tanggapan Sahroni soal NasDem Dinilai Tak Sejalan dengan Pemerintah hingga Isu Adanya Reshuffle

Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni buka suara terkait isu partainya dinilai tidak lagi sejalan dengan pemerintah.

Youtube/Apa Kabar Indonesa tvOne
Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Senin (8/2/2021). Dirinya buka suara terkait isu partainya dinilai tidak lagi sejalan dengan pemerintah. 

TRIBUNWOW.COM - Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni buka suara terkait isu partainya dinilai tidak lagi sejalan dengan pemerintah.

Isu tersebut muncul setelah NasDem sempat mendukung Revisi UU Pemilu untuk tetap menggelar Pilkada pada 2022 dan 2023.

Dilansir TribunWow.com, Sahroni menegaskan bahwa sikap dari NasDem itu tidak brarti tidak sejalan dengan pemerintah.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan memasuki tahun baru 2021, Kamis (31/12/2020).
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan memasuki tahun baru 2021, Kamis (31/12/2020). (YouTube Sekretariat Presiden)

Baca juga: NasDem Disebut Dukung Moeldoko Jadi Capres 2024, Zulfan Lindan Justru Sarankan Bentuk Partai Baru

Baca juga: Di Pertemuan Natalius Pigai-Abu Janda Ada Orangnya Prabowo Subianto: Perkuat Diri Membangun Negeri

Menurutnya, hal itu hanya sebuah dinamika dalam berpolitik dan bernegara.

Pernyataanya tersebut disampaikannya dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam, Senin (8/2/2021).

"Enggak juga, pada prinsipnya NasDem tetap solid mendukung pemerintah agar program yang dilakukan pemerintah tetap berjalan sesuai dengan harapan Pak Presiden," ujar Sahroni.

"Terkait dengan mungkin isu terakhir masalah RUU Pemilu misalnya, saya anggap ini dinamika biasa," katanya.

Hanya saja menurutnya, semua penilaian kembali lagi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, Jokowi lah yang berhak memberikan penilaian terhadap partai pendukungnya serta juga kepada para pejabat pemerintahannya.

Terkait kemungkinan adanya reshuffle atau pergantian kabinet yang melibatkan kader dari NasDem, Sahroni mengaku tidak menjadi persoalan.

"Bilamana Pak Presiden berpikir atau melihat kinerja kementerian, bukan hanya di Kementan, tetapi di semua kabinet, dirasa perlu ada pergantian, saya rasa itu hak prerogatif Presiden langsung," ungkapnya.

"Jadi NasDem tidak berpikir bahwa pergantian ini menjadi sangat sakral atau memang membiarkan, tidak," tegas Sahroni.

Baca juga: Badan Advokasi Hukum Partai Nasdem Ingatkan soal Kesetiaan Pancasila: Utama Bagi Warga Indonesia

Dirinya menyadari bahwa keputusan untuk mengganti kabinetnya sepenuhnya di tangan seorang presiden yang bersifat prerogatif.

Oleh karenanya, ia memastikan bahwa NasDem akan menerima dan mendukung keputusan dari Jokowi.

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved