Breaking News:

Isu Kudeta Partai Demokrat

Soal Isu Kudeta, Deddy Sitorus Tak Terima Demokrat Seret Jokowi: Ketemu Moeldoko Sana, Tanya

Perdebatan terjadi antara Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus dengan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Imelda Sari.

YouTube/Apa Kabar Indonesia tvOne
Politisi Partai PDI Perjuangan, Deddy Sitorus beradu argumen dengan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Imelda Sari, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Jumat (5/2/2021). 

"Anda harusnya mengkritik ada anggota pemerintahan yang melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak seharusnya," kata Deddy.

"Bukan menanyakan presiden apakah ini direstui, Anda tahu apa enggak, enggak relevan."

"Anda tanya dulu sama Moeldoko, ketemulah sana sama Moeldoko, tanya bener enggak sih."

"Kalau iya bener baru kalian bicara, jangan tarik-tarik presiden," tukasnya.

Simak videonya berikut ini mulai menit ke-4.12:

Moeldoko Diuntungkan?

Dalam kesempatan itu, sebelumnya Pengamat Politik, Ray Rangkuti membeberkan keuntungan yang diperoleh Partai Demokrat dengan mencuatkan isu kudeta.

Menurut Ray, tak cuma Demokrat, namun juga Kepala Staf Kantor Presiden (KSP), Moeldoko yang diuntungkan dalam hal ini.

Sebelumnya, Moeldoko disebut menjadi dalang dalam gerakan kudeta Demokrat.

Seperti yang diungkapkannya dalam kanal YouTube Indonesia Lawyer Club, Jumat (5/2/2021).

Pengamat politik, Ray Rangkuti memberikan pandangannya terkait ramainya isu dinasti politik menjelang Pilkada serentak 2020, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Senin (27/7/2020).
Pengamat politik, Ray Rangkuti memberikan pandangannya terkait ramainya isu dinasti politik menjelang Pilkada serentak 2020, dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam 'tvOne', Senin (27/7/2020). (Youtube/Apa Kabar Indonesia tvOne)

Baca juga: Reaksi Deddy Sitorus saat Jokowi Dituduh Restui Moeldoko Dalangi Kudeta Demokrat: Anak SD pun Paham

Baca juga: Refly Harun Sebut Peluang Moeldoko di Pilpres 2024 Besar jika Pimpin Demokrat: Istana akan Sesak

Ray mengatakan, banyak pihak yang mencari keuntungan di balik isu kudeta Demokrat.

"Aku sih melihatnya jangan dilihat secara rasional," ujar Ray.

"Karena setiap orang kan mau mengambil keuntungan politik dari situasi ini."

Ray lantas membahas soal surat yang dikirim Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhono (AHY) pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia menilai, Demokrat tak bermaksud menuding Jokowi terlibat.

Halaman
123
Tags:
Partai DemokratKudetaAgus Harimurti Yudhoyono (AHY)JokowiDeddy SitorusPDIP
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved