Isu Kudeta Partai Demokrat
Soal Isu Kudeta, Deddy Sitorus Tak Terima Demokrat Seret Jokowi: Ketemu Moeldoko Sana, Tanya
Perdebatan terjadi antara Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus dengan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Imelda Sari.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Mohamad Yoenus
"Anda harusnya mengkritik ada anggota pemerintahan yang melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak seharusnya," kata Deddy.
"Bukan menanyakan presiden apakah ini direstui, Anda tahu apa enggak, enggak relevan."
"Anda tanya dulu sama Moeldoko, ketemulah sana sama Moeldoko, tanya bener enggak sih."
"Kalau iya bener baru kalian bicara, jangan tarik-tarik presiden," tukasnya.
Simak videonya berikut ini mulai menit ke-4.12:
Moeldoko Diuntungkan?
Dalam kesempatan itu, sebelumnya Pengamat Politik, Ray Rangkuti membeberkan keuntungan yang diperoleh Partai Demokrat dengan mencuatkan isu kudeta.
Menurut Ray, tak cuma Demokrat, namun juga Kepala Staf Kantor Presiden (KSP), Moeldoko yang diuntungkan dalam hal ini.
Sebelumnya, Moeldoko disebut menjadi dalang dalam gerakan kudeta Demokrat.
Seperti yang diungkapkannya dalam kanal YouTube Indonesia Lawyer Club, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Reaksi Deddy Sitorus saat Jokowi Dituduh Restui Moeldoko Dalangi Kudeta Demokrat: Anak SD pun Paham
Baca juga: Refly Harun Sebut Peluang Moeldoko di Pilpres 2024 Besar jika Pimpin Demokrat: Istana akan Sesak
Ray mengatakan, banyak pihak yang mencari keuntungan di balik isu kudeta Demokrat.
"Aku sih melihatnya jangan dilihat secara rasional," ujar Ray.
"Karena setiap orang kan mau mengambil keuntungan politik dari situasi ini."
Ray lantas membahas soal surat yang dikirim Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhono (AHY) pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ia menilai, Demokrat tak bermaksud menuding Jokowi terlibat.