Breaking News:

Vaksin Covid

Titipkan Pasien ke Rekannya, Nakes Keliru Suntikan 5 Dosis Vaksin Covid-19 Sekaligus

Karena kesalahan komunikasi, seorang vaksinator salah menyuntikkan 5 dosis Vaksin Covid-19 ke seorang pasien dalam satu suntikan sekaligus.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Dokter puskesmas menyiapkan vaksin Covid-19 produk Sinovac untuk disuntikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Pelindung Hewan, Jalan Pelindung Hewan, Kota Bandung, Jumat (29/1/2021). Vaksinasi Covid-19 kedua untuk tenaga kesehatan sudah mulai dilaksanakan secara bertahap, namun masih banyak tenaga kesehatan yang baru menjalani penyuntikan dosis pertama karena hambatan terkait database dan aplikasi. Terbaru, ilustrasi nakes di Singapura keliru menyuntikan vaksin Covid-19 5 dosis sekali 

"Kekebalan itu paling tinggi satu bulan setelah suntikan kedua," jelasnya.

Baca juga: Seusai Divaksin Covid-19, Ternyata Seseorang Masih Bisa Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasannya

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, Prof. Kusnandi Rusmin jelaskan cara kerja vaksinasi Covid-19.
Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19, Prof. Kusnandi Rusmin jelaskan cara kerja vaksinasi Covid-19. (YouTube/tvOneNews)

Prof. Kusnandi mengungkapkan kekebalan yang terbentuk setelah dilakukan vaksinasi adalah mencapai 99 persen.

Sedangkan untuk vaksin Sinovac sendiri memberikan perlindungan sebesar 65,3 persen.

"Jadi yang sudah kita teliti kan kalau tingkat antibodi yang dibentuk di atas 99 persen dari penelitian kami," ungkapnya.

"Dan dari penelitian kami juga kalau kita disuntik vaksin maka kita akan terlindungi dari penyakit Covid-19 ini 65,3 persen," imbuhnya.

Lebih lanjut, dirinya kemudian menanggapi soal masih adanya masyarakat yang terpapar Covid-19 meski sudah disuntik vaksin dosis kedua.

Dirinya mengakui bahwa vaksinasi tidak menjadikan tubuh seseorang kebal seratus persen.

"Jadi kalau kita sudah divaksin tubuh kita tidak 100 persen kebal, jadi masih bisa kemungkinan terkena penyakit," kata Kusnandi.

"Tergantung daya tahan tubuh dan jumlah kuman yang masuk," jelasnya menutup.

Simak videonya mulai menit awal:

(TribunWow.com/Anung/Elfan)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
PasienTenaga KesehatanSingapuraVaksinCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved