Viral Medsos
Tawa Pangdam Jaya Dudung Abdurachman saat Ditanya soal Yel-Yel Terpesona: Zaman Saya Madu dan Racun
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman terbahak ketika diminta menyanyikan yel-yel terpesona yang akhir-akhir ini viral di media sosial.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Simak video selengkapnya mulai menit ke-3.20:
Mayjen Dudung Pernah Ditendang Oknum TNI
Mayjen TNI AD Dudung Abdurachman adalah satu di antara banyak kisah sukses perjuangan yang dimulai dari titik nol.
Berasal dari keluarga yang pas-pasan, Dudung harus bekerja membanting tulang sejak kecil, mulai dari menjadi loper koran hingga keliling berjualan makanan-makanan kecil.
Peristiwa penting yang menjadi motivasi Dudung menjadi perwira TNI adalah ketika dirinya diperlakukan buruk oleh seorang oknum TNI berpangkat tamtama.
Dikutip dari YouTube Kompastv, Sabtu (27/6/2020), masa kecil Dudung sangat akrab dengan yang namanya kerja keras.
Berbekal peralatan seadanya, saat mulai menempuh jenjang pendidikan SMA, dirinya bekerja sambilan sebagai loper koran.
"Kemudian saya berangkat pakai sepeda, sepeda pun ya sepeda ontel yang sudah enggak ada pedalnya, remnya pun pakai sandal jepit yang bekas," tuturnya.
Ia bercerita ada satu kejadian unik di mana dirinya pernah kena marah oleh seorang perwira TNI gara-gara koran yang diantarnya terlambat.
"Kemudian saya antar ada koran waktu itu saya terlambat sampai diamuk sama ada Mayor kavaleri itu karena koran itu jatuh agak kotor," kata Dudung.
"Pas saya kasihkan malah diamuk itu," sambungnya.

Baca juga: Sosok Semuel Takatelide, Pencipta Lagu Terpesona yang Viral dan Jadi Yel-yel TNI-Polri
Dudung bercerita sehabis rutinitasnya mengantar koran selesai, ia kemudian megnedarkan berbagai dagangan buatan ibundanya.
"Kemudian setelah itu pulang sampai di rumah, ibu itu sudah beres goreng makanan-makanan yang siap dikirim," ucap Dudung.
Dudung bercerita saat dirinya dulu berjualan klepon, ia pernah dilakukan buruk oleh seorang oknum TNI.
"Ini ada cerita menarik ini kue klepon ini," kata dia.