Terkini Daerah
Detik-detik Pesantren Al Iksan Pekanbaru Meledak, Sebagian Bangunan Rusak, Ini Kesaksian Warga
Terjadi ledakan di Pondok Pesantren Al Ikhsan Boarding School Kampus 2. Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/2/2021) malam.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Terjadi ledakan di Pondok Pesantren Al Ikhsan Boarding School Kampus 2, Kelurahan Tuah Negeri, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/2/2021) malam.
Peristwa ledakan itu sempat membuat para santri dan warga sekitar ketakutan.
Pasalnya bunyi dentuman cukup kuat hingga menggetarkan perabot rumah tangga.
Baca juga: Kata Polisi soal Beredar Foto Pelaku Pembunuhan Gadis Tertancap Bambu, Akui Kesulitan Ungkap Kasus
Bahkan hampir seluruh bangunan Pondok Pesantren Al Ikhsan Boarding School rusak akibat ledakan itu.
Setelah dilihat ledakan itu ternyata berasal dari semburan gas disertai lumpur dan batu.
Menurut pengakuan warga, Tria (26), ledakan itu terjadi sekitar pukul 19.40 WIB.
"Kuat sekali bunyinya seperti ledakan mercon besar gitu. Rumah saya sampai bergetar karena kan dekat sekali, sekitar 50 meter dari pesantren. Kami semuanya pada kaget dan ketakutan," kata Tria seperti dilansir dari Kompas.com di sekitar lokasi kejadian, Jumat (5/2/2021).
Saat ledakan dahsyat terjadi, Tria langsung pergi keluar rumah karena ketakutan.
"Kami langsung lari keluar rumah," akui Tria.
Ledakan keras juga dirasakan Nurhawani (37), warga lainnya yang ada di sekitar lokasi kejadian.
"Rumah saya jaraknya sekitar satu kilometer juga terdengar suara ledakan yang kuat. Kami pada keluar rumah karena takut," kata Nurhawani kepada Kompas.com.
Baca juga: Sering Cekcok Masalah Uang, Istri di Tangerang Tega Bakar Suami Hidup-hidup, Akui Sering Dianiaya
Warga sudah menduga ledakan itu berasal dari semburan gas yang terjadi pada siangnya sekitar pukul 14.00 WIB.
Dugaan itu ternyata benar setelah datang ke pesantren, warga melihat tumpukan lumpur dan batu yang disemburkan gas dari dalam perut bumi.
"Jadi lumpur dan batu ini mungkin karena ledakan dari semburan gas yang kuat tadi malam. Karena bangunan sekolah rusak semua," tutur Nurhawani.
Pantauan Kompas.com, Jumat pagi, hampir seluruh bangunan pondok pesantren rusak berat akibat semburan gas disertai lumpur dan batu.