Viral Medsos
CEO Eiger Minta Maaf soal Surat Keberatan, Sempat Diingatkan Tim Internal: Murni Arahan dari Saya
CEO PT Eigerindo Multi Produk Industri Ronny Lukito menyatakan permohonan maaf atas viralnya Surat Keberatan.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - CEO PT Eigerindo Multi Produk Industri Ronny Lukito menyatakan permohonan maaf atas viralnya Surat Keberatan yang dikirimkan kepada content creator.
Ia mengakui, kejadian tersebut sepenuhnya adalah kesalahannya.
Ronny bahkan terang-terangan sudah pernah diingatkan oleh bawahannya sebelum mengambil langkah mengirimkan Surat Keberatan.
“Sejak viralnya kejadian ini, banyak orang yang bertanya-tanya apakah ini merupakan tindakan sepihak yang dilakukan oleh tim legal kami. Dalam kesempatan ini, izinkan saya untuk menjelaskan bahwa Surat Keberatan tersebut adalah murni arahan dari saya,” ujarnya melalui sebuah video yang diunggah di akun YouTube perusahaan.
“Sebetulnya, tim internal sudah mengingatkan dan dan menjelaskan bahwa langkah tersebut tidaklah benar dan tepat. Namun saat itu, saya tetap bersikeras untuk dijalankan,” sambungnya, dikutip Sabtu (6/2/2021).
Baca juga: Fakta YouTuber Dapat Surat Keberatan setelah Review Produk Eiger, Ngaku Kapok hingga Banjir Dukungan
Karena itulah ia menegaskan bahwa tidak ada pihak lain yang bersalah selain dirinya.
Permintaan maaf ini disampaikan terutama kepada sejumlah pihak yang terdampak.
“Dalam kesempatan ini, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa Surat Keberatan yang dikirimkan kepada rekan-rekan Content Creator, yang sudah me-review produk Eiger. Juga kepada Eigerian, komunitas, brand ambasador, mitra, para senior advisor, tim manajemen, dan seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia mengaku sungguh menyesal atas kejadian ini.
Baca juga: Sosok Anom Subekti, Seniman yang Dibunuh Bersama Keluarganya, Pencipta Lagu hingga Pembuat Gamelan
Ia juga menyadari bahwa Surat Keberatan itu adalah salah dan tidak benar.
“Atas kejadian ini, tidak ada pihak lain yang perlu disalahkan. Jelas yang salah adalah saya dan saya sebagai CEO bertanggung jawab penuh atas kejadian ini,” urainya.
Evaluasi Eiger
Ia juga menyatakan, peristiwa tersebut adalah pembelajaran yang sangat luar biasa, khususnya buat dirinya secara pribadi untuk menjadi orang yang lebih bijak, tidak ego dan tidak arogan.
“Saya yakin ini juga merupakan teguran dari Tuhan. Saya bersama tim EIGER berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan-perbaikan yang menyeluruh semua kebijakan, aturan, yang sesuai dan tepat, terutama dalam tata cara berkomunikasi dan beradaptasi di dunia digital yang berkembang pesat saat ini,” paparnya.