Breaking News:

Terkini Daerah

Update Kasus Jagal Kucing di Medan, Pemilik Kucing Tayo Mengaku Diteror, Sempat Dikejar namun Lolos

Sonia, pemilik kucing Tayo mendapat teror dari dua orang pria. Ini update terbaru kasus jagal kucing di Medan.

HO/Tribun Medan
Cuplikan gambar seorang ibu melihat potongan tubuh kucing di dalam karung di di Jalan Tangguk Bongkar VII, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai. 

TRIBUNWOW.COM - Sonia, pemilik kucing Tayo yang menemukan kepala kucing di Jalan Tangguk Bongkar 7, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai, Medan, Sumatera Utara, mendapat teror dari dua orang pria.

Menurut Sonia, kedua pria tersebut mencarinya hingga ke rumah.

Ketua Animal Defenders Indonesia Doni Herdaru mengatakan, Sonia mengalami teror dari seseorang pada 30 Januari 2021.

Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru mengatakannya ketika ditemui di Mapolsek Medan Area pada Selasa siang. Pihaknya menjadui kuasa hukum bagi pemilik kucing Tayo yang menemukan kepala 4 - 5 kepala kucing dalam karung di depan rumah warga di Jalan Tangguk Bongkar 7, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai.
Ketua Animal Defenders Indonesia, Doni Herdaru mengatakannya ketika ditemui di Mapolsek Medan Area pada Selasa siang. Pihaknya menjadui kuasa hukum bagi pemilik kucing Tayo yang menemukan kepala 4 - 5 kepala kucing dalam karung di depan rumah warga di Jalan Tangguk Bongkar 7, Kelurahan Tegal Sari Mandala, Kecamatan Medan Denai. (KOMPAS.com/DEWANTORO)

Baca juga: Kelanjutan Rumah Jagal Kucing Viral di Medan, Polisi Bongkar Makam Kepala Tayo yang Dikubur Sonia

Sonia dikejar pria berbadan gempal, namun berhasil lolos.

Selama dua hari, ada seseorang yang mencari Sonia di rumahnya.

"Kami mengerti mbak Sonia sangat terganggu, dalam kondisi kedukaan, harus berhubungan dengan orang-orang yang akan mencelakakan dirinya. Mungkin karena prinsip dia membela kucingnya, berani bersuara, lalu timbul teror kepada dirinya dan sekarang kita akan pasang badan demi dia. Apapun yang terjadi. Jika harus LPSK, kami akan turunkan," kata Doni saat ditemui, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Respons Edy Rahmayadi soal Penjagalan Kucing di Medan, Akui Belum Paham soal Aturan Hukumnya

Doni bahkan bersedia memberikan penjagaan 1x24 jam penuh terhadap Sonia.

"Jangan karena teror ini lalu terganggu. Kita yang lebih besar dari dia, dari penjahat. Pecinta anjing, kucing bisa bersatu se-Indonesia. Kebaikan bisa berwadah, berkumpul dan berserikat. Kenapa kita takut sama yang salah. Yang salah harus bergetar ketemu dengan yang benar," kata dia.

Menurut Doni, pihaknya datang dari Jakarta datang ke Medan untuk menjadi kuasa hukum pemilik kucing Tayo, Sonia Rizki.

Menurut dia, kasus ini penting untuk diadvokasi, karena menjadi titik kulminasi di mana dalam kasus seperti ini selalu terganjal dengan pembuktian.

Halaman
12
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved