Breaking News:

Terkini Internasional

Sosok Aung San Suu Kyi yang Ditahan Militer, Disebut Pernah Terlibat Pembantaian Muslim Rohingya

Aung San Suu Kyi ditahan oleh pihak militer Myanmar atas dugaan mencurangi pemilu pada November tahun 2020 lalu.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Serambinews.com
Ratusan etnis Rohingnya yang terdampar di Gampong Ujung Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin (7/9/2020), beristirahat sambil menunggu keputusan pemerintah terkait nasib mereka. Etnis minoritas muslim Rohingya adalah warga yang berasal dari Myanmar di negara bagian Rakhine. Mereka diketahui merupakan korban genosida negara Myanmar. Namun tuduhan tersebut dibantah oleh pimpinan De Facto Myanmar, Aung San Suu Kyi. 

TRIBUNWOW.COM - Pimpinan de facto Myanmar Aung San Suu Kyi telah ditahan oleh pihak militer Myanmar pada Senin (1/2/2021) dini hari.

Pihak militer mencurigai Aung San Suu Kyi mencurangi proses pemilu di Myanmar pada November tahun 2020 lalu.

Jauh sebelum dirinya ditangkap oleh pihak militer, Aung San Suu Kyi ternyata pernah membantah keterlibatan Myanmar dalam kejahatan genosida atau pembantaian terhadap etnis Rohingya.

Aung San Suu Kyi menghadiri KTT ASEAN-Jepang ke-22 di Bangkok, di sela-sela KTT Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-35, November 2019. Terbaru, Aung San Suu Kyi diamankan oleh pihak militer Myanmar pada Senin (1/2/2021).
Aung San Suu Kyi menghadiri KTT ASEAN-Jepang ke-22 di Bangkok, di sela-sela KTT Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-35, November 2019. Terbaru, Aung San Suu Kyi diamankan oleh pihak militer Myanmar pada Senin (1/2/2021). (AFP/Lillian Suwanrumpha)

Baca juga: Militer Myanmar Tahan Pimpinan Aung San Suu Kyi karena Kecurigaan Curangi Pemilu, Kondisi Memanas

Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, Rohingnya merupakan sebuah etnis minoritas muslim Myanmar yang tinggal di negara bagian Rakhine.

Berdasarkan pernyataan Aung San Suu Kyi pada tahun 2019 silam, tuduhan Myanmar melakukan genosida adalah hal yang keliru.

Aung San Suu Kyi mengatakan, masalah yang terjadi di Myanmar sudah terjadi sejak berabad-abad lalu.

Diketahui, pada tahun 2017 lalu, ribuan warga etnis Rohingya menjadi korban pembunuhan.

Ratusan ribu di antaranya kabur ke negara tetangga Bangladesh.

Temuan itu dinyatakan oleh PBB dan sejumlah organisasi HAM.

Myanmar menyebut, aksi itu dilakukan untuk menangani ancaman kelompok ekstrem di negara bagian Rakhine.

Aung San Suu Kyi yang pernah memeroleh nobel perdamaian karena memperjuangkan hak asasi manusia berada di posisi Myanmar yang membantah adanya genosida terhadap etnis Rohingya.

Ia menyebut konflik itu dipicu oleh serangan terhadap aparat penegak hukum Myanmar.

"Konflik bersenjata internal yang dipicu oleh serangan terhadap pos polisi," ujar Aung San Suu Kyi.

Baca juga: Berlayar Pakai Kapal Kayu, 295 Etnis Rohingya Imigran Gelap Terdampar di Aceh

Kini Ditahan Militer Myanmar

Kini Aung San Suu Kyi bersama sejumlah tokoh politik lainnya telah ditahan oleh pihak militer Myanmar pada Senin (1/2/2021) dini hari.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Aung San Suu KyiRohingyaMyanmarPemiluMuslimGenosida
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved