Virus Corona
Kritik Jokowi yang Klaim Pandemi Covid-19 Terkendali, Pengamat Sarankan Contoh Sikap Boris Johnson
Sejumlah pihak memerikan kritikan atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengklaim pemerintah bisa mengendalikan pandemi Covid-19.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah pihak memerikan kritikan atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengklaim pemerintah bisa mengendalikan pandemi Covid-19.
Satu di antara kritikan itu datang dari Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio.
Agus Pambagio mengatakan, Jokowi sebaiknya meminta maaf terkait klaimnya soal penanganan pandemi Covid-19.
Baca juga: Bahas Bertemu Jokowi, Raffi Ahmad: Kalau Ada Berita Tuh Tahu Dulu Kebenarannya, Jangan Asal Nyebar
"Sebaiknya ya minta maaf lebih baik. Bilang saja, 'Kita sedang berusaha dengan sangat keras untuk mengurangi penyebaran atau menangani pandemi ini'."
"'Saya mohon pengertiannya dari masyarakat. Kita sama-sama menyelesaikan kasus pandemi'. Begitu harusnya," kata Agus pada Kamis (28/1/2021).
Alih-alih mengklaim pandemi terkendali, Agus menyarankan Jokowi untuk mencontoh sikap Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.
Adapun pada Selasa (26/1/2021) lalu, nama Boris Johnson ramai diperbincangkan publik karena sikapnya.
Ia melayangkan permohonan maaf secara terbuka ketika kematian akibat Covid-19 di Inggris melampaui 100.000 kasus.
"Ya seperti itu, lebih baik minta maaf," kata Agus, dikutip dari Kompas.com.
Menurut dia, apabila pemerintah enggan meminta maaf, masih ada pernyataan lain yang dapat disampaikan.
Misalnya, mengajak serta masyarakat untuk bergabung bersama pemerintah dalam mengatasi pandemi.
"Kalau tidak mau minta maaf ya tidak apa-apa. Bicara saja, 'Mari kita bersama-sama membantu saya di baris depan untuk mengurangi penularan,' atau semacamnya," ujarnya.
"'Saya sangat berharap, dan saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah turut membantu menyelesaikan krisis ini,' atau seperti apa lah. Begitu," sambung dia.
Baca juga: Atasi Covid-19 yang Kini Tembus 1 Juta Kasus, Jokowi Minta Karantina Wilayah Diterapkan hingga RT/RW
Meski demikian, ia tetap menyarankan agar Presiden Jokowi mewakili pemerintahan untuk meminta maaf kepada publik terkait penanganan pandemi.
Menurutnya, permohonan maaf lebih baik dilakukan daripada mengklaim keberhasilan penanganan pandemi.