Breaking News:

Terkini Daerah

Kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi soal Proyek Geothermal yang Tewaskan 5 Orang: Nanti Salah Jadinya

Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi masih enggan berkomentar lebih jauh terkait kebocoran pipa gas milik PT SGMP.

Instagram @edy_rahmayadi
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. Terbaru Edy Rahmayadi masih enggan berkomentar lebih jauh terkait kebocoran pipa gas milik perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) yang berada di Kabupaten Mandailingnatal (Madina) yang mengakibatkan lima warga tewas dan belasan lainnya pingsan. 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi masih enggan berkomentar lebih jauh terkait kebocoran pipa gas milik perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) yang berada di Kabupaten Mandailingnatal (Madina) yang mengakibatkan lima warga tewas dan belasan lainnya pingsan.

Gubernur Edy menyebutkan, saat ini sudah ada tim dari Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) didampingi Dinas ESDM Sumut yang mendatangi lokasi untuk mencari tahu langsung penyebab peristiwa tersebut.

"Saya belum bisa menjawab, nanti salah jadinya," ucap Edy di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Tewas Satu per Satu saat Coba Saling Menyelamatkan, 4 Pekerja Ruko di Bali Diduga Keracunan Gas

Ia pun meminta para awak media agar bersabar sampai tim yang melakukan pengecekan mendapatkan informasi pasti di lokasi kejadian.

"Ada tim yang sedang melihat ke sana, mengkaji ke sana. Sudah berangkat untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.

Sebelumnya, kebocoran gas milik perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi milik PT SMGP yang di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibatnya, belasan orang pingsan dan lima orang dinyatakan meninggal dunia lantaran menghirup gas beracun.

Pasca-kejadian Dinas ESDM Sumut telah melaporkan peristiwa itu ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, melalui Direktur Panas Bumi, Ida Nuryatin Finahari.

Baca juga: 3 Orang Meninggal Dunia akibat Keracunan Gas di Jimbaran, Basarnas Bali Terjunkan 15 Personel

"Kami tidak ada wewenang langsung ke PT SMGP. Namun telah kami laporkan ke Kementerian ESDM, ke Ditjen EBKTE selaku yang berwenang langsung atas operasional perusahaan itu, dan sudah ada tindak lanjut," kata Kadis ESDM Sumut, Zubaidi, Senin.

Usai dilaporkan, maka Ditjen EBTKE Kementerian ESDM telah menginstruksikan penutupan sementara operasional PT SMGP.

Halaman
1234
Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved