Viral Medsos
Polisi Ungkap Keanehan Wanita Pelaku Mesum di Halte Bus Senen: Jawabannya Beda Lagi
Pihak kepolisian berencana memeriksakan kondisi kejiwaan pelaku seusai melihat jawaban pelaku ketika ditanyai oleh aparat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Beberapa hari belakangan ini warganet digemparkan oleh video mesum yang viral di media sosial (medsos), di mana pria dan wanita melakukan hal tak senonoh di Halte Bus Senen, Jakarta Pusat.
Seorang wanita berinisial MA (21) yang merupakan pelaku di dalam video mesum itu kini telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
Pihak kepolisian menjelaskan ada keanehan dari sikap MA ketika ditanyai oleh aparat penegak hukum.

Baca juga: Gerak-gerik Wanita Pelaku Mesum di Halte Bus Senen, Hindari Tatap Mata: Dikasih Rokok Doang
Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, pelaku selalu memberikan pernyataan yang berbeda ketika ditanya pada hari yang berbeda.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Senen, Kompol Ewo Samono.
"Hari ini kami tanya lagi soal kasus itu, jawabannya ini. Besoknya kami tanya dengan pertanyaan yang sama, jawabannya berbeda lagi," kata Ewo, saat dikonfirmasi, Selasa (26/1/2021).
Melihat hal tersebut, pihak kepolisian kini akan melakukan tes kejiwaan terhadap MA.
"Jadi polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku," ujar Kapolsek Senen.
MA diketahui berhasil diamankan di Kawasan Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu (24/1/2021) kemarin.
Soal adegan mesum yang beredar di media sosial, kejadiannya diketahui terjadi pada Kamis (21/1/2021) sekira pukul 22.55 WIB.
Pelaku pria yang kini masih diburu oleh pihak kepolisian diduga merupakan warga Kecamatan Senen.
Pengakuan Pelaku Diberi Rp 22 Ribu
Sebelumnya diberitakan, tindakan mesum itu dilakukan di ruang terbuka, bahkan dengan kondisi lalu lintas yang ramai.
Pasangan sejoli ini terancam akan dijerat Pasal 281 KUHP tentang perbuatan asusila di muka umum dengan ancaman pidana dua tahun delapan bulan penjara.
Meskipun begitu, saat ini polisi masih mengejar pelaku pria yang belum diketahui identitasnya.
Saat diwawancarai, MA tidak memberikan keterangan jelas tentang partner pria yang berbuat mesum dengannya.
Dilansir TribunWow.com, hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar kepolisian, seperti yang ditayangkan Kompas TV, Selasa (26/1/2021).
Terlihat saat itu MA mengenakan kaus hitam, masker medis, serta potongan rambutnya pendek sebahu.
Ia bersandar ke dinding saat diwawancarai seorang petugas.
"Kagak, enggak. Enggak, kapan," jawab MA saat ditanya petugas tentang perbuatan mesumnya di halte bus.
Baca juga: Jawaban Nyeleneh Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Senen saat Ditanya soal Perbuatannya
Penyidik terus mencecarnya tentang pasangan pria yang belum terungkap identitasnya tersebut.
"Kamu kenal enggak sama orang itu?" tanya petugas.
"Enggak ada, enggak (kenal)," ucap MA.
Terlihat ia beberapa kali mengalihkan pandangan ke belakang, ke samping.
Beberapa kali ia mendongak dan menghindari kontak mata dengan orang-orang yang bertanya kepadanya.
"Namanya siapa?" tanya petugas.
"Yang mana?" MA kembali mengelak.
Ia berlagak membersihkan sesuatu di lengan kirinya dan kembali menghindari kontak mata.
"Temanmu yang kemarin," cecar penyidik.
MA tidak menjawab langsung sosok pria yang menjadi partnernya dalam perbuatan mesum itu.
Ia tidak memberikan keterangan jelas.
"Enggak ada, enggak," jawab wanita ini singkat.
Baca juga: Iwan Fals Tak Habis Pikir soal Viral Video Mesum di Halte Senen: Gokil, Ditonton Orang Cuek Aje
Saat ditanya apakah MA pernah melakukan perbuatan serupa di tempat lain, pelaku kembali tidak menjawab.
Diketahui MA menerima bayaran setelah melakukan perbuatan mesum di tempat publik tersebut.
Polisi mengungkap jumlahnya sebesar Rp22 ribu.
Namun ketika ditanya tentang hal itu, MA kembali tidak memberikan jawaban jelas.
"Emang kenapa? Enggak ada, dikasih rokok doang,"jawab dia dengan suara pelan.
Terdengar seseorang menanyakan apakah MA kerap bertindak mesum di halte bus tersebut.
"Enggak, ngapain tiap hari di situ?" jawab wanita ini.
MA selanjutnya dicecar tentang apakah ia pernah melakukan perbuatan serupa di tempat lain.
MA membenarkan.
"Iya," jawabnya singkat sembari menyisir rambutnya dengan jari.
Ketika ditanya tentang upah Rp22 ribu yang ia terima setelah berbuat mesum, MA kembali mengelak.
"Enggak ada," bantah dia. (TribunWow.com/Anung/Brigitta)
Sebagian artikel ini diolah dari Tribunjakarta.com dengan judul Kasus Mesum di Halte Bus, Polisi Akan Tes Kejiwaan Pelaku Perempuan