Vaksin Covid
Anak-anak Mulai Didaftarkan dan Diuji untuk Diberi Vaksin Pfizer Covid-19
Anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun sudah didaftarkan untuk menjadi penelitian pengujian vaksin Pfizer.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun sudah didaftarkan untuk menjadi penelitian pengujian vaksin Pfizer.
Dikutip TribunWow.com dari Channelnewsasia, Jumat (22/1/2021), pembuat vaksin asal Amerika Serikat itu akan memperluas penggunaan vaksin Covid-19.
Studi tersebut, yang diumumkan pada Oktober, telah mendaftarkan lebih dari 2.000 peserta, kata juru bicara Pfizer dalam pernyataan yang dikirim melalui email.
Baca juga: Risiko Terpapar Covid-19 Tetap Ada meski Sudah Disuntik Vaksin, Begini Penjelasan Dokter

Suntikan Pfizer akan diperluas umurnya termasuk untuk anak-anak.
Vaksin dari Pfizer dan Moderna, yang sedang diluncurkan di Amerika Serikat, belum tersedia untuk digunakan pada anak-anak karena kurangnya data studi.
Anak-anak jarang mengalami gejala Covid-19 yang parah tetapi mereka masih dapat menyebarkan virus.
Bulan lalu, Moderna juga memulai penelitian untuk menguji vaksinnya.
Teknologi yang digunakan hampir sama dengan Pfizer.
Moderna menguji pada remaja berusia 12-18 tahun.
Baca juga: Rencana Penggunaan Data Pemilih untuk Vaksinasi Covid-19 Mulai Dibahas oleh Kemenkes dan KPU
Berbeda dengan vaksin Sinopharm, mereka sudah mengembangkan vaksin yang aman untuk anak berusia 3-17 tahun berdasarkan uji klinis.
"Perlu dicatat, untuk anak-anak berusia tiga sampai lima tahun, karena sistem kekebalan mereka masih berkembang, mereka harus diawasi dengan cermat dan ketat selama vaksinasi," kata Chairman CNBG Yang Xiaoming kepada Xinhua seperti dikutip Reuters.
Sinopharm memiliki dua vaksin virus corona dalam uji klinis fase 3 atau terakhir.
Keduanya sudah mengantongi izin penggunaan darurat di China dan diberikan kepada kelompok prioritas terbatas yang berisiko tinggi terinfeksi. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)