Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Tangis Pilu saat Pemakaman Pramugari Sriwijaya Air Isti Yudha Prastika, sang Ibu: Gak Mau Pulang
Jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 atas nama Isti Yudha Prastika berhasil diidentifikasi.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Mohamad Yoenus
Meski begitu usaha dan doa dari keluarga masih terus dilakukan dengan berharap ada mukjizat.
Seperti yang diketahui, keluarga rutin menggelar pengajian selama proses pencarian korban dilakukan.
Dalam pengajian yang digelar di kediaman Captai Afwain di Bogor itu, kelurga akan mengkhatamkan 1 juz Surah Al-Baqarah.
Baca juga: Obrolan Penyelam Sriwijaya Air SJ 182 dengan KSAL Yudo Margono: Sudah Biasa, Gak Ada Ombak Ya Kolam
Baca juga: Kisah Penyelam Sriwijaya Air SJ 182, Pernah Temukan Uang Rp 30 Miliar hingga Tarik Beberapa Orang
"Takziah ini kita pelan-pelan tapi pasti menghadapi sebuah musibah, artinya keikhlasan itu terbangun dengan kita sering bertakziah," kata Saeful Anwar di kediaman keluarga.
"Insya Allah selama tujuh hari ini akan menghatamkan 1 juz Surat Al-Baqarah," kata Saeful.
"Setelah baca Al-quran, nasihat lah, pemahaman ibadah," ungkapnya.
Selain pengajian, pihak keluarga juga melakukan salat ghaib dengan mendoakan yang terbaik untuk Captain Afwan.
"Ini dari istrinya, karena sudah mengikhlaskan dengan dasar mungkin temuan yang sekarang sudah kelihatan, juga dengan nasihat-nasihat takziah sebelumnya itu sudah menerima bahwa ini takdir Allah," terang Saeful.
Akan Tabur Bunga
Jika memang nantinya tidak ada kabar soal jenazah Captai Afwan, Saeful mengatakan keluarga iklas dan siap untuk mengikuti prosesi penaburan bunga.
Namun ketika berhasil ditemukan atau teridentifikasi, pihak keluarga, khususnya dari sang istru, dikatakan Saeful meminta untuk dimakamkan di Pemakaman Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
"Insya Allah di Pondok Rajeg. Kebetulan saya mendapat amanah mengurus jenazah di lingkungan sini," kata Saeful Anwar.
"Kalau ketemu misalkan tubuhnya ketemu artinya wujudnya ada nih, saya pikir mau dimakamkan di Tangerang di keluarganya, ternyata beliau istrinya itu (meminta) di sini aja yang deket, di Pondok Rajeg," katanya. (TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)
Artikel ini diolah dari TribunJakarta.com dengan judul "Kesedihan Ibunda Isti Yudha Prastika, Korban Sriwijaya Air Saat Pemakaman: Kasihan Adik Sendirian" dan Sang Ibu Tak Henti Peluki Peti Jenazah Isti Yudha Prastika, Pramugari Korban Sriwijaya Air dan dari TribunMataram.com dengan judul dan "Istri Captain Afwan Mulai Move On, Anak Sudah Ceria, Siap Tabur Bunga Jika Jasad Suami Tak Ditemukan"