Gempa Bumi Guncang Sulawesi Barat
Kesaksian Warga Mamuju, Sebut Aneh Fenomena Gempa Susulan Lebih Besar dari Gempa Awal
Gempa bumi susulan kembali dirasakan di beberapa wilayah di Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Gempa bumi susulan kembali dirasakan di beberapa wilayah di Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari.
Gempa berkekuatan 6,2 SR itu merupakan gempa susulan dari yang sebelumnya terjadi pada Kamis (14/1/2021) siang.
Menurut kesaksian warga Mamuju Tengah, Muhammad Rizal Darwis mengaku merasakan langsung guncangan dari gempa yang berpusat di Kabuaten Majene tersebut.

Baca juga: Video Seorang Pria Menangis Lihat Anaknya Tertindih Reruntuhan Gempa Majene: Anakku di Dalam, Tolong
Baca juga: Evakuasi Gempa Bumi di Majene Sulbar: 8 Orang Terjebak Reruntuhan Bangunan, 5 Orang Dalam Pencarian
Pasalnya menurutnya, selain kencang, guncangan dari gempa juga berlangsung cukup lama.
Dirinya memperkirakan guncangan terjadi selama 40 detik hingga satu menit.
"Kan gempanya tadi malam jam 2.28 menit WITA. Lama gempanya, goncangannya hampir 40 detikkan sampai satu menitan," ujar Rizal saat dihubungi TribunVideo.com, Sabtu (15/1/2021).
Meski begitu, ia menyebut aneh fenomena gempa susulan lebih kuat dibandingkan dengan gempa awalnya.
Menurutnya kondisi tersebut tidak terjadi pada peristiwa gempa-gempa pada umumnya.
Seperti yang diketahui, sebelum terjadinya gempa berkekuatan 6,2 SR, wilayah Majene dan Mamuju dan sekitar sudah lebih dulu diguncang gempa magnitudo 5,9 SR.
Hal itu juga dibenarkan oleh BMKG yang bahkan menyebut terdapat enam gempa susulan hingga yang terkuat pada Sabtu dini hari mencapai 6,2 SR.
"Saya pikir ini gempa susulan, kan kalau gempa susulan itu lebih kecil dari gempa sebelumnya karena sebelumnya waktu sore ini sempat gempa dengan kekuatan 5,7 SR, ini malam kok lebih dahsyat goncangannya," kata Rizal.
"Cuman anehnya lebih gede kan berbeda dengan gempa-gempa yang lain, yang biasanya kalau susulan lebih kecil karena hanya menyesuaikan patahan-patahannya," jelasnya.
Baca juga: Gempa Sulbar Disebut akibat Sesar Naik, BMKG: Di Sulawesi Memang Agak Unik Banyak Sesar
Terkait kondisi pasca gempa, Rizal mengatakan tidak dipungkiri membuat warga setempat merasa panik.
Terlebih menurutnya disertai padamnya listrik hingga isu-isu berpotensi akan adanya tsunami, meski pada akhirnya sudah dibantah oleh BMKG.
"Ternyata pusat gempanya di Kabupaten Majene tetapi lebih dekat ke Mamuju dan kondisi yang paling parah memang yang ada di mamuju," ungkapnya.