Terkini Daerah
Sudah 15 Tahun Menikah, Pria Jual Istri Rp 1,5 Juta Per 2 Jam Layani Ngamar Bertiga di Mojokerto
Pria di Mojokerto jual istrinya sendiri yang sudah dinikahi selama 15 tahun untuk melakukan kencan bertiga dengan pria hidung belang.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Aksi bejat dilakukan oleh seorang suami berinisial AZ alias Efen (39).
Pria asal Gresik itu tega menjual istrinya sendiri ke pria hidung belang di Mojokerto untuk melakukan layanan kencan bertiga atau threesome.
Untuk durasi dua jam, Efen memasang tarif sebesar Rp 1,5 juta.

Dikutip dari SURYAMALANG.com, kegiatan prostitusi berhasil terungkap oleh pihak kepolisian.
"Kami menangkap tersangka saat transaksi prostitusi bersama pelanggannya di hotel di Kota Mojokerto," ungkap Kompol Iwan Subastian, Wakapolres Mojokerto Kota kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (12/1/2021).
Sejumlah barang bukti mulai dari dua alat kontrasepsi bekas pakai, uang Rp 1,5 juta, ponsel, seprai, hingga buku nikah berhasil diamankan.
Aparat juga mengamankan butki percakapan transaksi prostitusi antara Efen dan pria hidung belang yang memesan.
"Tarif Rp 1,5 juta itu selama dua jam," kata Efen.
Baca juga: Identitasnya Dipakai, Sarah Beatrice Pertanyakan Alasan Bisa Lolos, Begini Kata Pihak Sriwijaya Air
Dipromosikan Lewat Twitter
Diketahui, Efen dan istrinya sudah menikah selama 15 tahun.
Keduanya bahkan sudah dikaruniai tiga anak selama belasan tahun membina rumah tangga.
Saat melakukan aksinya, Efen mempromosikan sang istri lewat media sosial Twitter.
Baca juga: Pengakuan Suami Jual Istri ke Pria Hidung Belang Rp 1,5 Juta untuk Durasi 2 Jam: Bukan Saya
Kegiatan prostitusi online yang dilakukan oleh Efen terbongkar saat pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat.
Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan melusuri akun media sosial yang dipakai oleh Efen.
"Tersangka secara sengaja menjual istrinya melalui media sosial Twitter dengan memposting foto-foto dan memasang tarif Rp 1,5 juta," terang Waka Polres Mojokerto Kota, Kompol Iwan Subastian.